sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
Rabu, 22 Jan 2020 10:30 WIB

Masih kah relevan gunakan Intel Optane di 2020?

Jika kalian memiliki HDD lebih dari 2 TB dan enggan untuk beralih ke SSD dengan kapasitas yang sama karena harganya yang mahal, maka Intel Optane bisa jadi pilihan kalian.

Masih kah relevan gunakan Intel Optane di 2020?

Harga SSD saat ini bisa dibilang sudah berada di titik terendah semenjak pertama kali diperkenalkan. Namun, hal ini tidak berarti para pengguna lebih memilih membeli SSD jika dibandingkan dengan HDD.

Jika pengguna membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar, maka pengguna bisa memilih HDD berukuran 2TB. Kalaupun pengguna ingin menggunakan SSD, mereka hanya dapat memiliki kapasitas 1TB, dengan harga yang sedikit lebih mahal. Lantas, apakah kita bisa mendapatkan performa yang hampir setara antara SSD dengan HDD? Mungkin jawabannya tidak.

Sebenarnya, ada satu solusi yang bisa digunakan oleh pengguna HDD, jika mereka ingin mengupgrade kecepatan komputer mereka. Caranya dengan menggunakan Intel Optane. Namun, apakah penggunaan teknologi ini masih relevan di 2020?

Kebetulan, saya memiliki teman yang masih menggunakan HDD di komputernya. Dia menggunakan HDD Seagate 2TB untuk pekerjaannya sehari-hari. Dia lebih memilih kapasitas besar untuk menyimpan semua file pekerjaannya.

Saat melakukan booting, HDD yang telah terisi sekitar 80 persen ini bisa dibilang cukup lambat. Sampai dia bisa menggunakannya, waktu yang dibutuhkan sekitar hampir 3 menit. Selain itu, dia juga membutuhkan waktu hingga 1 atau 2 menit saat membuka aplikasi seperti MS Word, Photoshop, After Effect, dan bahkan Google Chrome.

Untungnya, komputer yang dia gunakan sudah mendukung teknologi Intel Optane. Jika kalian belum tahu, kalian harus menggunakan prosesor Intel generasi ke-8 dan motherboard kalian sudah mendukung slot NVMe.

Namun perlu diperhatikan, untuk mendapatkan performa optimal dari Intel Optane ini tidak instan. Kalian baru akan merasakan perubahan setelah menyalakan dan mematikan komputer lebih dari 5 kali. Menarik, tapi patut dicoba. Berikut ini hasil pengujian kami : 

 

 

Seperti dapat kalian lihat, waktu booting ketika menggunakan Intel Optane dan yang tidak mengalami penurunan waktu yang cukup signifikan. Begitu juga pada saat membuka file Photoshop yang memiliki besaran 1,3GB, yang mendapatkan peningkatan performa yang cukup tinggi.

Hal ini juga terlihat dari waktu booting gim GTA V yang cukup signifikan. Namun sayang, jika diperhatikan, hasil benchmark tersebut masih kalah saat kami bandingkan dengan performa SSD Sata III, yang memiliki file yang serupa dengan yang ada di HDD.

Meski masih tertinggal jauh, namun harga dari SSD Patriot 2TB yang mencapai Rp2,5 juta-an menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan oleh para pengguna saat ini. Sedangkan untuk HDD 2TB plus Intel Optane 32GB hanya ada di harga Rp1,8 juta-an.

So, apakah Intel Optane masih relevan di 2020? Jika kalian memiliki HDD yang sudah penuh dengan data dan enggan beralih ke SSD karena harganya yang cukup mahal, Intel Optane pun bisa menjadi salah satu pilihan untuk kalian.

Perlu diingat, kalian mungkin tidak akan mendapatkan lonjakan performa layaknya SSD. Namun setidaknya, kalian dapat memangkas waktu yang cukup besar dengan menggunakan teknologi tersebut. Jika kalian tertarik, kalian bisa mendapatkannya melalui partner distribusi PT. Synnex Metrodata.

 
Intel Optane
Bagus ...
  • Meningkatkan Performa HDD
  • Pemasangan mudah
Kurang ...
  • Harga cukup mahal
  • Hanya bisa digunakan di motherboard dan prosesor tertentu

 

Tag
Share
×
img
×
tekid
back to top