Huawei salip Apple di pasar smartphone premium

Data terbaru yang dirilis Counterpoint Research menunjukkan Apple tak lagi menguasai pasar smartphone premium di Cina. 

Huawei salip Apple di pasar smartphone premium (Foto: Technoturkiye)

Apple masih mampu mempertahankan gelarnya sebagai pemimpin pasar smartphone premium di kancah global. Hal tersebut bahkan dicapai Apple meski kehilangan sebagian besar pasarnya di Cina. Data terbaru yang dirilis Counterpoint Research menunjukkan Apple tak lagi menguasai pasar smartphone premium di Cina. 

Data itu juga menunjukkan Huawei merupakan penerima manfaat terbesar dari kemunduran Apple di Cina. Dilansir Gizmochina (25/6), Huawei menjadi raja vendor smartphone premium di Cina, menyalip Apple untuk kuartal pertama 2019. Yang dikatakan premium disini yaitu smartphone yang berkisar antara harga USD600 - USD800.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Huawei sedang dalam diskusi permulus 5G di AS

Huawei sedang dalam diskusi permulus 5G di AS

Begini cara pasang layanan Google di Huawei Mate 30


Di tahun lalu, Apple masih menguasai pasar smartphone premium Cina. Namun data Counterpoint menujukkan perusahaan AS memperoleh 37% pangsa pasar di kuartal terakhir ini. Jumlah ini menjadi kemunduran bagi Apple, dimana di tahun sebelumnya dalama periode yang sama, perusahaan meraih pangsa pasar hingga 82%. Pencapaiannya di Q1 2019 juga terlihat lebih rendah dibanding Q4 pada 2018, dimana pangsa pasar Apple mencapai 40%.

Penjualan smartphone premium

Hal berbeda diraih Huawei yang mencatat kenaikan 38% untuk pangsa pasar di Cina dari tahun ke tahun. Pada kuartal pertama 2018, perusahaan memiliki pangsa pasar 10%. Kini di periode yang sama, Huawei meraih pangsa pasar 48% untuk smartphone premium di Cina.

Dibanding Apple, pangsa pasar Huawei memang sedikit lebih unggul. Namun Huawei bisa mendapatkan peningkatan lagi jika mengalihkan fokusnya ke pasar domestik dalam upayanya mengurangi dampak larangan AS terhadap penjualan smartphone di luar Cina.

Meski tersalip Huawei, Apple masih menguasai segmen smartphone Super-premium yang dikategorikan dengan harga di atas USD800. Raksasa teknologi ini memimpin segmen tersebut dengan pangsa pasar 74%. Huawei sendiri hanya meraih pangsa pasar 14%. Pertumbuhan Huawei di segmen ini sebesar 12% dari tahun ke tahun, sementara Apple turun 16%.

Data ini menjadi indikasi bahwa Huawei bisa menutup kesenjangan dalam waktu yang lama melalui model-model seperti Mate X 5G yang akan dibanderol di atas USD1000. Pertumbuhan Huawei juga kemungkinan dipengaruhi oleh larangan Amerika Serikat (AS), khususnya di luar Cina. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: