Satelit ini bertugas kumpulkan sampah di sekitar orbit Bumi

Siapa yang bakal mengira bahwa di sekitar orbit Bumi ada banyak sampah luar angkasa yang melayang-layang? Untuk itulah OSCaR diciptakan.

Satelit ini bertugas kumpulkan sampah di sekitar orbit Bumi Source: Ransselaer Polytechnic Institute

Luar angkasa memang memiliki ukuran yang sangat luas. Bahkan para peneliti hingga saat ini belum dapat menentukan ukuran tersebut. Sejumlah misi pun dilakukan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai misteri di luar angkasa. Misi ini tak pelak menyisakan beberapa sampah yang terombang ambing di ruang tanpa gravitasi itu.

Untuk itu, sebuah satelit sengaja dikembangkan untuk mengumpulkan sampah di luar angkasa. Satelit bernama OSCaR (Obsolete Spacecraft Capture and Removal) telah dikembangkan di Institut Politeknik Rensselaer New York. Satelit ini secara khusus dibuat untuk mengumpulkan sampah yang ada di luar angkasa.


BACA JUGA

Astronom deteksi sinyal radio dari luar angkasa

Superkomputer bisa tampilkan jutaan alam semesta virtual

Teleskop terbesar di dunia sebentar lagi selesai dibuat


Dilansir dari NewAtlas (29/4), OSCaR merupakan sebuah CubeSat. Artinya, satelit ini akan berukuran kecil dan berbentuk persegi panjang. OSCaR akan terdiri dari tiga CubeSat yang digabung menjadi satu.Masing-masing CubeSat berukuran 10 cm x 10 cm x 10 cm. Satu unit akan menampung modul penggerak dan pendorong, sementara unit lainnya berisi media penyimpanan data, GPS dan sistem komunikasi. Satu unit yang paling depan akan menampung empat tong yang akan menembakkan jala untuk menangkap sampah di luar angkasa.

Prinsipnya, OSCaR akan diangkut ke orbit menggunakan pesawat yang lebih besar. Kemudian satelit mini ini akan ditempatkan di lokasi-lokasi sampah luar angkasa berkumpul. Selanjutnya, dengan kendali dari Bumi, CubeSat akan menuju kumpulan sampah tersebut.

Dengan mengandalkan kombinasi sensor panas, optikal dan radar, OSCaR bisa mengenali targetnya. OSCaR akan menembakkan salah satu jalanya untuk menangkap sampah tersebut. Setidaknya, OSCaR mampu menembakkan empat jala dalam satu kali misi.

Untuk diketahui, OSCaR merupakan armada sekali pakai. Artinya, setelah selesai mengumpulkan sampah, OSCaR akan membakar dirinya sendiri bersama sampah yang dibawanya di atmosfer Bumi. Para peneliti dari Institut Politeknik Rensselaer berharap dapat mengirim OSCaR dalam jumlah banyak untuk bekerja mengumpulkan sampah di sekitar orbit Bumi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: