Robot pengantar ini sedang jalani uji coba di San Francisco

Berdasarkan Kode Pekerjaan Umum San Francisco, izin yang memungkinkan pengoperasian pengiriman otonom di trotoar berlaku selama 180 hari.

Robot pengantar ini sedang jalani uji coba di San Francisco Source: Postmates via Engadget

Warga San Francisco mungkin akan segera melihat robot pengantar dari salah satu perusahaan logistik asal AS, Postmates, berjalan di trotoar. Perusahaan ini diinformasikan telah mendapatkan izin pertama yang memungkinkan pengoperasian robot otonom di pinggir jalan. Dilansir dari Engadget (8/8), Posmates mengenalkan robot pengantar bernama Serve bermata besar dan mirip Wall-E pada Desember lalu. Pengguna layanan dapat membuka kompartemennya yang bisa memuat bobot hingga 23 kg.

Robot ini juga diinformasikan bisa berjalan hingga 50 km untuk sekali isi ulang baterai. Beberapa tahun lalu, San Francisco berfungsi sebagai tempat uji coba untuk robot pengiriman dari berbagai perusahaan. Tetapi ini berhenti setelah kota membatasi penggunaannya di trotoar, mengharuskan perusahaan untuk mendapat izin untuk melakukannya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Mobil otonom Toyota hadir untuk antar para atlet Olimpiade 2020

Robot vakum Samsung bisa deteksi material lantai secara otomatis

Toyota gunakan VR untuk melatih robot asisten rumah tangga


Tidak sepenuhnya jelas apakah Postmates melakukan sesuatu yang khusus untuk meyakinkan pemerintah setempat, tetapi baru-baru ini merekrut veteran Apple Ken Kocienda sebagai insinyur software utama untuk tim yang mengembangkan robot Serve. Lebih lanjut, perusahaan mengganti teknologi Lidar pada robot dengan sesuatu yang lebih ringan dan tahan lama.

“Kami telah bersemangat untuk bekerja secara langsung dengan kota-kota untuk mencari pendekatan kolaboratif dan inklusif untuk penyebaran robot yang menghormati hak-hak publik, termasuk masukan dari masyarakat, dan memungkinkan kota-kota untuk mengembangkan peraturan bijaksana,” kata perwakilan Postmates.

Berdasarkan Kode Pekerjaan Umum San Francisco, izin yang memungkinkan pengoperasian pengiriman otonom di trotoar berlaku selama 180 hari. Mereka juga memberikan wewenang untuk menguji hingga tiga robot pengiriman per izin. Meski begitu mesin tidak dapat beroperasi di daerah lalu lintas tinggi dan mereka harus dipantau oleh operator manusia dalam jarak 10 meter.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: