NASA bakal tempatkan rover untuk meneliti Bulan

Untuk tahap awal realisasi misi kembali ke Bulan, NASA bakal menempatkan rover di tahun 2023 untuk meneliti beberapa senyawa yang mudah menguap di benda langit itu.

NASA bakal tempatkan rover untuk meneliti Bulan Source: NASA

Rencana NASA untuk kembali menjalani misi di Bulan rupanya masih butuh waktu yang cukup lama sampai dapat mengirim manusia ke sana. Namun, NASA menargetkan akan menempatkan sebuah rover di bulan pada 2023, kemudian disusul oleh astronot pada 2028.

Para petinggi NASA mengatakan bahwa agensi tersebut saat ini sedang fokus untuk menjalani misi ke bulan, baik dari perspektif sains maupun dari perspektif eksplorasi yang akan dilakukan manusia di sana. Untuk itu, NASA berharap dapat meletakkan instrumen sains di permukaan bulan. Untuk itulah penempatan rover di Bulan dianggap penting.


BACA JUGA

NASA kembangkan robot baru untuk misi luar angkasa

Alat ini menjadi solusi energi di daerah bersalju tebal

Peneliti jabarkan temuan baru terkait evolusi kehidupan di Bumi


Menurut Steve Clarke, wakil administrator Direktorat Misi Sains NASA, rover tersebut dapat digunakan untuk meneliti senyawa bulan yang mudah menguap, termasuk air. Ia juga menambahkan kemampuan lain yang bakal dimiliki rover tersebut. Dalam presentasinya, Clarke mengungkapkan bahwa rover tersebut akan diarahkan menuju salah satu kutub bulan, kemudian melakukan ekspedisi di tempat itu dalam tempo beberapa bulan.

Untuk diketahui, fokus sains NASA dalam misi ini melibatkan sejumlah infrastruktur dalam rencana NASA. Setidaknya ada stasiun luar angkasa yang bernama Gateway. Stasiun ini bakal menjadi markas bagi proyek sains dan misi astronot ke bulan.

Stasiun luar angkasa Gateway ini akan mengadopsi desain Wernher Von Braun, seorang ilmuwan roket Rusia yang pindah ke Amerika pada 1945. Ia jugalah yang berperan sebagai direktur penerbangan NASA ketika mengirim Neil Armstrong ke Bulan. Gateway dirancang dengan teknologi gravitasi buatan dengan mengandalkan rotasi stasiun tersebut terhadap porosnya. Kepadatan gravitasi tersebut akan sangat bergantung pada seberapa cepat Gateway berputar.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: