Badan antariksa Jepang akan dirikan studio streaming dua arah di ISS

Diberi nama “The Space Frontier KIBO,” stasiun video mini tersebut akan dipasang di Modul Eksperimen Jepang “Kibo” pada ISS.

Badan antariksa Jepang akan dirikan studio streaming dua arah di ISS Source: JAXA via News Atlas

JAXA (badan antariksa Jepang) berkerja sama dengan Bascule dan SKY Perfect JSAT Corporation untuk mendirikan studio di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) yang akan menyediakan feed video streaming dua arah mulai tahun 2020. Dilansir dari New Atlas (26/11), tujuan inisiatif tersebut adalah untuk membantu mempromosikan pengembangan komersial “bisnis media ruang angkasa.”

Diberi nama “The Space Frontier KIBO,” stasiun video mini tersebut akan dipasang di Modul Eksperimen Jepang “Kibo” pada ISS. Serangkaian dasarnya akan terdiri dari dua terminal tablet, satu di kedua sisi jendela modul, di mana seorang astronot akan bertindak sebagai juru kamera dan teknisi pencahayaan untuk streaming langsung dua arah dari program interaktif orsinil.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

NASA pamerkan desain modul pendaratan baru

Elon Musk: Perlu 20 tahun untuk bangun kota di Mars

NASA gunakan satelit pelajari perbatasan Bumi dan antariksa


Dari sisi teknis, perusahaan teknologi media Bascule sedang mengembangkan protokol data baru yang akan kompatibel dengan pembatasan komunikasi tempat ISS bekerja. Tujuannya adalah mulai streaming pada pertengahan tahun depan dengan versi sistem yang lebih canggih. Proyek ini akan mulai aktif pada tahun 2021 dan menggunakan kamera baru dari SKY Perfect JSAT.

Sementara itu, SKY Perfect JSAT akan menyiarkan dan mendistribusikan video dari stasiun luar angkasa di BS SKY PerfectTV! Channel, YouTube, SNS, dan platform lainnya. Perusahaan tersebut juga akan menyediakan dua lusin satelit komunikasi untuk mendukung live streaming beresolusi tinggi pada tahun 2022.

“Sudah 10 tahun sejak kami menyelesaikan perakitan “Kibo” di ISS. Sejak itu, Kibo telah melakukan berbagai misi, termasuk percobaan ilmiah dalam lingkungan mikrogravitasi dan pengamatan ruang menggunakan lingkungan eksternal stasiun ruang angkasa, dan mencapai berbagai teknologi manusia. Berdasarkan hasil yang diperoleh hingga sekarang, JAXA tidak hanya menggunakan Kibo untuk penelitian dan pengembangan, tetapi juga secara aktif memajukan upaya untuk membuat Kibo dapat diakses oleh banyak pemain berbeda untuk tujuan berbeda pula,” kata Vice President, Director General of the Human Spaceflight Technology Directorate, JAXA, Koichi Wakata.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: