sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
Kamis, 10 Feb 2022 10:19 WIB

40 satelit Starlink hancur karena badai geomagnetik

Perusahaan menyatakan sekitar 40 dari 49 satelit Starlink yang diluncurkan pada 3 Februari 2022 terbakar karena badai geomagnetik.

40 satelit Starlink hancur karena badai geomagnetik

Starlink, penyedia layanan internet dari pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk tampaknya baru saja kehilangan sejumlah satelitnya karena badai geomagnetik. Sekitar 40 satelit dilaporkan gagal mengorbit, sebagaimana dilansir dari Gizmochina (10/2).

Perusahaan menyatakan sekitar 40 dari 49 satelit Starlink yang diluncurkan pada 3 Februari 2022 hancur karena badai geomagnetik. Badai ini menyebabkan satelit terseret 50% lebih tinggi daripada peluncuran sebelumnya, sehingga sulit untuk mencapai orbit optimalnya di sekitar Bumi.

Terlepas dari upaya Starlink untuk mengurangi kerusakan, sayangnya 40 satelit tidak bisa diselamatkan karena terbakar di atmosfer Bumi dan tidak dapat mencapai tujuan yang semestinya.

Sebagai informasi, SpaceX mengumumkan telah meluncurkan lebih dari 2.000 satelit dan berencana untuk meluncurkan lebih dari 12.000 satelit di masa mendatang. Hancurnya 40 satelit mungkin tidak berdampak terlalu besar, namun memakan kerugian yang cukup mahal mengingat roket Falcon 9 juga ikut hancur.

“Satelit-satelit yang mengalami perubahan posisi pada orbiti tidak menimbulkan risiko tabrakan dengan satelit-satelit lain dan secara desain akan mati saat masuk kembali ke atmosfer. Artinya tidak ada puing-puing orbit yang terbentuk dan tidak ada bagian-bagian satelit yang menyentuh tanah. Situasi unik ini menunjukkan upaya keras yang telah dilakukan tim Starlink untuk memastikan sistem berada di ujung tombak mitigasi puing di orbit,” tulis SpaceX dalam unggahan blog resminya.

Menarik bahwa SpaceX menggunakan tragedi ini untuk unjuk gigi bahwa satelitnya tidak akan meninggalkan puing-puing di orbit. Seperti diketahui, hal ini sudah lama menjadi perhatian utama para astronom dalam beberapa tahun terakhir. 

Satelit Starlink menjadi salah satu yang paling dikritik karena rencananya untuk meluncurkan ribuan satelit. Menurut astronom, goresan yang ditinggalkan Starlink di langit mengganggu gambar langit malam. Dengan demikian, sulit bagi mereka untuk mendeteksi kemungkinan adanya steroid berbahaya.

Share
×
tekid
back to top