sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
Senin, 19 Jul 2021 08:12 WIB

Ubisoft digugat karena dugaan budaya pelecehan seksual

Serikat pekerja di Prancis menggugat perusahaan pengembang gim Ubisoft karena diduga membudayakan pelecehan seksual terhadap karyawan.

Ubisoft digugat karena dugaan budaya pelecehan seksual

Ubisoft menghadapi tindakan hukum baru-baru ini atas dugaan pelecehan seksual di seluruh perusahaan. Gugatan ini dibuat oleh serikat pekerja Prancis Solidaires Informatiques dan dua mantan staf Ubisoft.

Dikutip dari Engadget (19/7), perusahaan pengembang gim tersebut diduga mengaktifkan budaya “pelecehan seksual institusional.” Ini berarti, Ubisoft lebih mudah memberikan toleransi terhadap pelanggaran daripada mengatasi masalah itu, menurut serikat pekerja.

Gugatan menargetkan beberapa orang yang masih aktif bekerja dan mantan pekerja Ubisoft, termasuk mantan manajer Cecile Cornet (Kepala Sumber Daya Manusia), Tommy Francois (Wakil Presiden ​​editorial) dan Serge Hascoët (Direktur Kreatif Global).

Selain itu, CEO Yves Guillemot juga berada di bawah pengawasan. Bukan karena keterlibatan langsung dengan masalah terkait, tetapi karena Guillemot secara inheren bertanggungjawab atas apa yang terjadi di Ubisoft.

Di samping itu, perusahaan menanggapi klaim gugatan ini dengan mengatakan, “Tidak ada rincian lebih lanjut untuk dibagikan.” Sebelumnya dilaporkan, Ubisoft sudah menyelidiki semua klaim dan mengambil tanggapan yang sesuai.

Sayangnya, perusahaan tidak seperti menangani gugatan dengan serius. Menurut laporan dari Bloomberg, salah satu manajer yang dituduh masih tetap berada di posisi senior, dan aktivitas seksis dan rasis belum ditangani menurut salah satu staf.

Belum ada kepastian apakah gugatan akan berhasil, apalagi ini akan menimbulkan perubahan kelembagaan di Ubisoft. Jika tuduhan itu akurat, perusahaan mungkin perlu mengambil langkah yang lebih drastis untuk mencegah kesalahan dan dampak berikutnya.

Tag
Share
×
tekid
back to top