Sejumlah operator bantu pemulihan pasca tsunami Selat Sunda

Sejumlah operator seluler turut andil dalam pemulihan kondisi pasca tsunami Selat Sunda yang berlangsung pada 22 Desember lalu.

Sejumlah operator bantu pemulihan pasca tsunami Selat Sunda (Foto: Indosat ooredoo)

Sejumlah operator seluler turut andil dalam pemulihan kondisi pasca tsunami Selat Sunda yang berlangsung pada 22 Desember lalu. Tak hanya memastikan jaringan di wilayah setempat, beberapa operator juga menyalurkan bantuan bagi korban tsunami Selat Sunda.

XL Axiata menyediakan layanan telekomunikasi gratis, khususnya bagi pelanggan dan warga yang terdampak. Operator ini juga menyalurkan bantuan yang bersifat darurat bagi korban. "Tim kami di lokasi bencana telah mulai menyalurkan bantuan darurat dan akan terus mendata apa saja yang bisa kami bantu selanjutnya, termasuk secara khusus membebaskan layanan bagi pelanggan dan masyarakat di area terdampak bencana," kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya.


BACA JUGA

Indosat Ooredoo bangun laboratorium digital di 10 kampus

Jaringan 4G XL Axiata di Kepulauan Anambas rampung akhir Maret ini

Telkomsel pastikan jaringan terjaga selama tata ulang frekuensi


XL Axiata telah menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, tikar, selimut dan peralatan mandi. Bekerja sama dengan pihak terkait di lokasi, bantuan tersebut didistribusikan di Banten serta Lampung.

Bantuan layanan telekomunikasi sendiri berupa penempatan fasilitas telepon umum gratis (TUG) serta program pembebasan biaya untuk pemakaian layanan percakapan telepon, SMS, dan data. Program ini berlaku untuk pelanggan nomor prabayar XL dan AXIS. Untuk layanan telepon ke operator lain, XL Axiata memberikan gratis telepon 10 menit dan 100 SMS.

Sementara ke sesama pelanggan XL Axiata, pelanggan mendapatkan gratis telepon dan SMS unlimited. Perusahaan juga memberikan gratis kuota data hingga 500 MB. Bagi pelanggan XL Prioritas akan mendapatkan layanan tanpa bayar untuk akses data hingga 1 GB, telepon 60 menit dan kirim 60 SMS ke semua operator.

Tri Indonesia turut membantu upaya pemulihan pasca tsunami Selat Sunda. Operator ini menyediakan sarana telepon umum gratis di Posko Pengungsian Polsek Cibaliung, Sumur,  Pandeglang  dan di Kalianda Lampung Selatan. Telepon umum ini disediakan mulai 27 Desember 2018 untuk warga, petugas dan relawan penanggulangan bencana alam tanpa dikenakan biaya.

Tri Indonesia juga menyalurkan bantuan berupa selimut, perlengkapan balita, makanan dan air mineral di beberapa posko pengungsian di Kecamatan Sumur Pandeglang, Carita Anyer dan Kalianda Lampung Selatan. Jaringan Tri Indonesia sendiri dipastikan tidak mengalami kendala baik secara teknis maupun konstruksi BTS-nya.

Sementara itu, Indosat Ooredoo mengerahkan mobil klinik guna memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan darurat di wilayah terdampak tsunami Selat Sunda. Indosat Ooredoo juga memberikan bantuan dompet pulsa untuk komunikasi gratis kepada hampir 400.000 pelanggan di sekitar lokasi bencana di Pandeglang (Banten) dan Lampung Selatan, hingga pertengahan Januari 2019. Kondisi jaringan telekomunikasi sendiri, sejak sudah dipastikan normal 100% setelah sempat mengalami kendala pasokan listrik dari PLN.

“Indosat Ooredoo melakukan berbagai upaya untuk membantu korban tsunami Selat Sunda. Ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap korban bencana alam agar meringankan beban mereka, termasuk pemberian dompet pulsa untuk komunikasi gratis,” ujar Turina Farouk, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: