Pengguna bisa lihat password mereka aman atau tidak lewat ekstensi

Dengan hanya menggunakan ekstensi dari Google Chrome ini, pengguna dapat melihat apakah password akun mereka sudah dibobol atau belum.

Pengguna bisa lihat password mereka aman atau tidak lewat ekstensi Ilustrasi Keamanan (Ubergizmo)

Masalah pelanggaran privasi merupakan salah satu hal yang umum terjadi di zaman yang serba digital ini. Salah satunya adalah aksi pembobolan password oleh peretas terhadap akun milik pengguna internet.

Pihak Google pun sadar akan bahaya ini. Mereka telah melakukan beberapa cara untuk mengamankan situs milik mereka. Dan baru-baru ini, mereka meluncurkan sebuah ekstensi khusus untuk peramban Chrome, untuk mendeteksi apakah password pengguna telah dibobol atau belum.


BACA JUGA

Google kembali hapus 85 aplikasi mengganggu dari Play Store

Google ketahuan uji fitur baru untuk Duo

Google Assistant bisa kirim reminder ke orang lain


Mereka pun memberi nama aplikasi tersebut sebagai Password Checkup. Pengguna dapat mengunduh aplikasi ini langsung dari Chrome Web Store secara gratis, seperti dilansir dari laman The Next Web (11/2/2019).

Cara memasangnya pun cukup mudah. Setelah aplikasi diunduh, secara otomatis Password Checkup akan terpasang di peramban. Yang harus dilakukan pengguna adalah login ke akun Google ke Chrome.

Untuk cara kerjanya, aplikasi ini akan memberikan tanda hijau di pojok kanan atas jika password dari akun kita aman. Sedangkan tanda merah akan muncul ketika password kita di halaman tertentu sudah pernah dibobol.

Lantas, bagaimana cara ekstensi ini bekerja? Password Checkup akan mencari ke database lebih dari 4 miliar kredensial yang telah diketahui telah menjadi bagian dari pelanggaran data atau kebocoran.

Fitur ini sebenarnya sama dengan situs Have I Been Pwned? Milik Troy Hunt. Situs ini memungkinkan Anda mencari nama pengguna dan kata sandi, untuk mencari tahu apakah akun mereka sudah bocor atau dicuri. Bedanya, aplikasi Password Checkup ini akan melakukannya secara otomatis.

Google mengatakan, ekstensi ini dirancang untuk tidak mengungkapkan kredensial Anda kepada perusahaan. Hal ini dilakukan untuk mencegah para peretas membajak kedua data tersebut.

Mereka juga ingin meningkatkan cara kerjanya seiring waktu. “Semoga fitur ini akan bisa dimasukkan secara langsung dalam peramban tanpa harus mengunduh dan memasang ekstensi lainnya.”

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: