sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id oppo
Selasa, 03 Sep 2019 09:30 WIB

Ini kata investor teknologi soal keamanan speaker pintar

Sang investor teknologi terkemuka bernama John Borthwick khawatir dengan keamanan dari speaker pintar.

Ini kata investor teknologi soal keamanan speaker pintar
Ilustrasi Peretas (Pixabay)

Dewasa ini, penggunaan produk IoT semakin banyak digunakan oleh masyarakat dunia. Salah satu barang yang paling sering dipakai adalah speaker pintar, dimana pengguna dapat berinteraksi dengan asisten digital seperti Siri, Google Assistant, dan lainnya melalui perintah suara saja.

Selain itu, kita juga dapat melakukan kontrol perangkat lain seperti mengunci pintu, mematikan atau menyalakan lampu, TV. Tak ketinggalan, perangkat tersebut juga dapat membantu kita mencari sesuatu, membuat janji, memesan makanan, dan lainnya.

Tapi, ada beberapa pihak yang ketakutan dan menduga percakapan yang kita lakukan kemudian membuat kita membongkar jati diri kita. Bahkan, ada yang curiga bahwa perangkat tersebut terus mendengarkan apa yang kita ucapkan bahkan ketika kita tidak menginginkannya.

Ubergizmo (3/9/2019) melaporkan, para produsen speaker pintar membantah semua kekhawatiran para penggunanya. Mereka mengatakan bahwa perangkat mereka tidak memata-matai penggunanya.

Tapi, seorang investor teknologi terkemuka bernama John Borthwick tampaknya berpikir sebaliknya. Borthwick mengklaim bahwa dia percaya bahwa speaker pintar yang dibuat oleh orang-orang seperti Google dan Amazon menggunakan speaker mereka untuk melakukan pengawasan terhadap pelanggan mereka.

Hal ini bukan omong kosong belaka. Beberapa perusahaan, seperti Apple, Google, Microsoft, dan Amazon dilaporkan bahwa mereka sebenarnya telah menganalisis rekaman saat mereka menggunakan perangkat speaker pintar mereka. Beberapa dari perusahaan ini bahkan mengandalkan kontraktor pihak ketiga untuk melakukan analisis tersebut.

"Saya pribadi percaya bahwa Anda, sebagai pengguna dan sebagai seseorang yang menyukai teknologi, yang ingin menggunakan teknologi, bahwa Anda harus memiliki hak yang jauh lebih banyak tentang penggunaan data Anda daripada yang kita miliki saat ini", tegas Borthwick. Sayangnya, klaim ini masih harus benar-benar harus dibuktikan secara hukum.

Share
×
tekid
back to top