Huawei sedang dalam diskusi permulus 5G di AS

Huawei tengah dalam pembicaraan dengan beberapa perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat (AS) terkait perizinan teknologi jaringan 5G.

Huawei sedang dalam diskusi permulus 5G di AS (Foto: Forbes)

Huawei tengah dalam pembicaraan dengan beberapa perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat (AS) terkait perizinan teknologi jaringan 5G. Hal ini terungkap berkat pengakuan eksekutif perusahaan kepada Reuters.

Vincent Pang, Senior Vice President dan Board of Director di Huawei mengatakan, beberapa perusahaan telah menyatakan minatnya dalam kesepakatan jangka panjang atau transfer (teknologi) satu kali. Sayangnya dia enggan menyebut perusahaan AS yang dimaksud.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Smartphone Huawei tetap paling laris di Tiongkok

Kenapa Huawei masuk daftar hitam dan peluangnya di dunia

Begini bocoran Huawei Nova 6


"Ada beberapa perusahaan yang berdiskusi dengan kami, tapi akan membutuhkan perjalanan panjang untuk benar-benar menyelesaikan semuanya," kata Pang dalam kunjungannya ke Washington.

Pang sendiri menolak memprediksi apakah ada kesepakatan yang akan ditandatangani. Namun demikian dia memperingkatkan bahwa akan ada investasi di sektor litbang yang diperlukan guna meningkatkan platform setelah transfer teknologi dari Huawei. Ini akan sangat mahal harganya bagi perusahaan yang menggunakan jasa Huawei.

Dilansir Reuters (19/10), pemerintah AS khawatir peralatan Huawei bisa digunakan untuk memata-matai pelanggan. Kekhawatiran ini lantas menjadi dalih untuk meyakinkan sekutu dalam melarang jaringan 5G Huawei. Namun Huawei sendiri berulang kali membantah tuduhan itu.

Untuk saat ini, tak ada rival penyedia jaringan 5G selain vendor Eropa Nokia dan Ericsson yang umumnya lebih mahal. Mei lalu Huawei dicatutkan namanya dalam daftar hitam AS karena masalah keamanan nasional. Larangan ini sekaligus menjadi kendala bagi Huawei untuk membeli suku cadang buatan AS tanpa lisensi khusus.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: