ARM bisa jadikan perangkat VR lebih nyaman digunakan

ARM berharap chipset buatannya akan mengarah ke perangkat yang lebih ringan dan lebih kecil, serta nyaman dikenakan.

ARM bisa jadikan perangkat VR lebih nyaman digunakan Source: Pexels

ARM dikabarkan ingin menghilangkan beberapa kekurangan yang ada pada teknologi virtual reality (VR) dengan meluncurkan desain chip layar terbaru, Mali-D77. Chipset ini diinformasikan hadir untuk memperbaiki gangguan artefak visual dan meningkatkan performa VR.

Dilansir dari Engadget (16/5), chipset tersebut dapat meminimalisir mabuk gerakan (motion sickness) dengan memproyeksikan ulang skema dan memperbaiki artefak lensa seperti distorsi dan penyimpangan kromatik.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Aplikasi VR diprediksi makin populer di 2024

Algoritma baru bisa ciptakan suara VR lebih nyata

VR HTC bisa terhubung ke PC via Wifi 5 GHz


Selain itu, ARM menyatakan Mali-D77 mampu menghemat daya baterai headset VR hingga 12 persen dan pengurangan bandwidth hingga 40 persen. Desain ini dioptimalkan untuk hardware VR umum yang berjalan pada resolusi 3K dan kecepatan frame rate 120 fps.

Ini mungkin tidak membantu menyempurnakan headset VR di masa mendatang. Tetapi ARM berharap chipset buatannya akan mengarah ke perangkat yang lebih ringan dan lebih kecil, serta nyaman dikenakan.

Namun, kita harus menunggu beberapa saat untuk melihat bagaimana chipset Mali-D77 benar-benar bekerja. Chipset ini hanyalah arsitektur uji coba, bisa dibilang belum versi final untuk khalayak umum. Produsen chip harus mengimplementasikan desainnya pada prosesor VR, dan kita harus menunggu sebelum ia tersedia dalam perangkat headset yang dijual secara massal.

Meski demikian langkah ini menjadi pertanda baik bagi masa depan unit VR. Pasalnya, pengguna tidak harus mengandalkan perangkat lain yang terhubung dengan VR melalui juntaian kabel yang menganggu.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: