MIT ciptakan AI untuk deteksi kanker payudara

Pada model deep-learning (yang dilatih pada puluhan ribu mammogram digital), mampu membedakan berbagai jenis jaringan payudara, dari lemak hingga yang sangat padat.

MIT ciptakan AI untuk deteksi kanker payudara Source: Pexels

Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Massachusetts General Hospital (MGH) telah mengembangkan sebuah alat yang mampu mendeteksi kanker payudara, layaknya ahli radiologi ketika menggunakan mammogram.

Pendeteksian kepadatan jaringan payudara konvensional bergantung pada ujian dan perhitungan subjektif. Dilansir dari Engadget (17/10), alat ini telah dilatih pada puluhan ribu mammogram digital. Dengan begitu ia mampu membedakan berbagai jenis jaringan payudara, dari lemak hingga yang sangat padat, dengan kolerasi 90 persen dengan diagnosis setingkat ahli radiologi.


BACA JUGA

Elon Musk manfaatkan ribuan satelit untuk membangun jaringan internet di bumi

Teknologi ini janjikan navigasi tanpa GPS

Ilmuwan terapkan teknologi magnet untuk bantu pasien glaukoma


Di dunia medis, para peneliti menggunakan metrik yang disebut kappa score untuk mendiagnosa kanker payudara. Kappa score maksimum untuk model penilaian kerapatan otomatis adalah sekitar 0,6. Dalam aplikasi klinis, alat baru tersebut mencetak skor 0,85. Artinya, ia membuat prediksi yang lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

Seorang mahasiswa PhD di MIT, Adam Yala berkomentar mengenai penelitian ini. “Kepadatan jaringan payudara adalah faktor risiko independen yang mendorong bagaimana kita berkomunikasi dengan wanita mengenai risiko kanker. Motivasi kami adalah untuk menciptakan alat yang akurat dan konsisten, sekaligus dapat dibagi dan digunakan di seluruh sistem perawatan kesehatan," katanya.

Kini para peneliti berencana untuk mengeksplorasi bagaimana algoritma mereka dapat dialihkan ke rumah sakit lain, dan bagaimana caranya hal ini dapat digunakan dalam aplikasi perawatan kesehatan lainnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Tags :
Sains