Ilmuwan temukan material super kuat pengganti graphene

Beberapa ilmuwan berhasil membentuk material yang lebih kuat dan fleksibel dari graphene, bernama borophene.

Ilmuwan temukan material super kuat pengganti graphene Source: Wikipedia

Graphene selama ini sudah menjadi material favorit di berbagai bidang manufaktur. Hampir seluruh perlengkapan elektronik yang ada saat ini menggunakan bahan graphene. Hal ini karena graphene bersifat sebagai konduktor yang sangat baik.

Penggunaan graphene makin meluas ketika bahan dengan struktur dasar dari karbon ini diaplikasikan dalam pembuatan mobil. Tak hanya itu, Henrik Fisker mengumumkan akan menggunakan superkapasitor graphene sebagai pengganti baterai lithium untuk mobil listrik besutannya. Graphene juga digunakan untuk pakaian anti peluru militer.


BACA JUGA

Lautan cair di Pluto, tingkatkan kemungkinan adanya kehidupan lain

Chang-e 4 berhasil temukan mineral baru di Bulan

Ilmuwan kembangkan suplemen khusus untuk misi luar angkasa


Dilansir dari Ubergizmo (28/4), beberapa ilmuwan berhasil membentuk material pengganti graphene bernama borophene. Material ini diklaim lebih kuat dan lebih ringan ketimbang graphene.

Konsep borophene sebenarnya sudah mulai dipikirkan sejak tahun 1990an. Namun, baru tahun 2015 para ilmuwan tersebut berhasil membentuk borophene. Material ini berbentuk lembaran yang disusun dari atom boron yang membentuk berbagai struktur kristal.

Yang menarik dari borophene tak lain adalah material ini lebih kuat dan lebih fleksibel ketimbang graphene. Tak hanya itu, boorophene juga didapuk menjadi material dengan konduksi panas dan listrik yang sangat baik. Ilmuwan tersebut berharap graphene dapat digunakan untuk menyimpan ion metal dalam baterai.

Sayangnya, aplikasi borophene tidak akan dapat ditemui dalam waktu dekat. Pasalnya para ilmuwan masih memerlukan waktu untuk mengetahui aplikasi yang paling sesuai untuk menerapkan borophene dalam jumlah yang besar.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Tags :
Sains