sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
Senin, 28 Des 2020 15:50 WIB

Ilmuwan berhasil ubah CO2 jadi bahan bakar jet

Para peneliti dari Oxford mengatakan bahwa mereka dapat mengubah CO2 menjadi bahan bakar pesawat yang sangat ramah lingkungan.

Ilmuwan berhasil ubah CO2 jadi bahan bakar jet

Kendaraan ramah lingkungan saat ini sedang menjadi tren. Saat ini, penjualan mobil atau kendaraan listrik secara umum meningkat cukup drastis jika dibandingkan dengan beberapa tahun silam.

Tapi, hingga saat ini masih belum ada solusi ramah lingkungan untuk kendaraan penumpang besar seperti pesawat terbang. Tapi, para ilmuwan saat ini berhasil menemukan satu titik cerah untuk membuat pesawat terbang lebih ramah lingkungan.

Para peneliti dari Universitas Oxford saat ini telah berhasil mengubah CO2 menjadi bahan bakar jet. Hal ini akan memungkiknan pesawat konvensional yang menggunakan bahan bakar standar berubah menggunakan bahan bakar bersih dengan emisi nol.

Engadget (28/12) melaporkan, para ilmuwan berhasil menemukan hal ini dengan memanaskan campuran asam sitrat, hidrogen, dan katalis besi-mangan-kalium untuk mengubah CO2 menjadi bahan bakar cair yang mampu menggerakkan pesawat jet.

Jika dibandingkan dengan bahan bakar konvensional, bahan bakar alternatif ini tidak akan lebih mahal, tidak rumit untuk dibuat, dan menggunakan bahan yang ada secara natural. Bahkan, sistem ini Ini lebih murah daripada proses yang digunakan untuk mengubah hidrogen dan air menjadi bahan bakar.

Tapi, para peneliti mengatakan masih ada banyak tantangan untuk membawa bahan bakar ini ke pesawat terbang. Metode lab hanya menghasilkan beberapa gram bahan bakar, dan mengskalakannya merupakan tantangan yang sangat besar.

Untungnya, para peneliti telah berbicara dengan mitra industri, dan tidak melihat adanya rintangan ilmiah yang besar. Meski akan dapat diskalakan dengan baik, tapi saat ini masih belum diketahui kapan kita akan dapat menaiki pesawat yang memiliki emisi sangat rendah.

Share
×
tekid
back to top