sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
Rabu, 07 Jul 2021 16:40 WIB

Twitter bagikan konsep baru untuk tingkatkan privasi pengguna

Inovasi Twitter menghadirkan beragam fitur baru ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan akan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi pengguna

Twitter bagikan konsep baru untuk tingkatkan privasi pengguna
Source: Unsplash

Twitter baru saja membagikan informasi mengenai beberapa konsep yang akan diterapkan pada fitur barunya terkait pengaturan percakapan dan privasi. Ini termasuk fitur Privacy Check-in yang terbaru, dengan konsep yang akan memperkenalkan pilihan untuk mengontrol percakapan di Twitter kepada pengguna. Selain itu, juga terdapat fitur lain dengan konsep yang memungkinkan pengguna mendapatkan privasi lebih. 

Tapi dari beberapa fitur tersebut, fitur Privacy Check-in terbaru mungkin yang akan paling banyak digunakan. Dilansir dari Techcrunch (7/7), inovasi Twitter untuk menghadirkan beragam fitur baru ini juga membuat layanan di platform menjadi lebih kompleks, namun diharapkan dapat meningkatkan keamanan akan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi pengguna. 

Fitur Privacy Check-in dengan konsep yang disajikan perusahaan di Twitter, akan memandu pengguna melalui serangkaian pertanyaan untuk membantu mereka menentukan publisitas yang diinginkan di Twitter. Misalnya, pengguna dapat memilih apakah semua orang dapat melihat tweet mereka atau tidak. Kemudian, pengguna juga bisa menentukan siapa yang dapat mengirimi mereka direct message, atau siapa yang dapat menandai mereka di foto.

Selain konsep tersebut, terdapat konsep lain yang juga sedang dipertimbangkan. Konsep ini akan berjalan dengan memberikan pilihan pada pengguna untuk bisa menentukan apakah ingin memposting tweet-nya secara publik atau privat. Konsep ini juga akan berjalan dengan menambahkan pengingat pada pengguna ketika dalam mode privat, orang lain tidak akan bisa melihat balasan percakapan yang akan dilayangkan oleh pengguna. Konsep ini juga akan menyediakan pilihan untuk mengalihkan tweet pengguna yang sebelumnya dalam mode privat ke publik sehingga dapat berpartisipasi dalam percakapan.

Konsep terakhir yang tengah dipertimbangkan perusahaan mungkin adalah yang paling menarik. Konsep ini akan berjalan dengan memungkinkan para pengguna untuk mengatur tingkat kemampuan penemuan akun mereka. Ini bisa jadi sangat berguna ketika pada seseorang dengan kondisi yang dapat menarik perhatian publik, misal ia sedang mengalami pelecehan. 

Ketika ada kondisi tersebut, ada kemungkinan untuk mengundang banyak perhatian publik di sosial media dan melayangkan serangan ke seseorang itu. Orang-orang dengan kondisi tersebut bisa saja melaporkan serangan yang ditujukan padanya sebagai bentuk penyalahgunaan. Tapi pelaporan semacam itu, tentu tidak bisa membendung banyaknya serangan yang datang bertubi-tubi. Biasanya, orang-orang dengan kondisi tersebut akan mengatur akun Twitternya ke dalam mode privat atau bahkan bisa sampai menghapus akun.

Dengan adanya konsep untuk mengatur tingkat kemampuan penemuan akun. Pengguna dapat diperingatkan tentang keberadaan peningkatan perhatian negatif yang diterima akun mereka. Peringatan ini diberikan melalui notifikasi dan kemudian diarahkan ke pengaturan privasi. Ini memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan kemampuan penemuan akun mereka oleh pengguna Twitter lain. Jadi untuk sementara waktu ketika kemampuan penemuan akun dinonaktifkan, pengguna lain tidak dapat menemukan nama akun pengguna yang bersangkutan. Selain itu, juga terdapat pilihan menonaktifkan akun agar tidak muncul di fitur rekomendasi untuk diikuti. 

Meski konsep-konsep di atas terdengar menarik dan inovatif, pihak Twitter mengatakan jika ini hanya sebatas konsep bukan merupakan fitur yang sedang dibangun oleh perusahaan. Konsep ini lahir dari aspirasi berbagai komunitas pengguna di Twitter. Dengan konsep yang dibagikan, menandakan jika perusahaan mempertimbangkan aspirasi dari penggunanya sambil menunggu langkah lebih lanjut. 

Perlu diketahui, apabila sebenarnya perusahaan telah membagikan beberapa konsep lain seperti ini dalam beberapa hari terakhir. Sebagai contoh awal bulan ini, perusahaan juga telah membagikan konsep seputar fitur yang bernama Unmention, ini memungkinkan pengguna untuk menghapus penandaan akunnya dari tweet orang lain. Tapi, sejauh ini memang dari pihak Twitter belum membuat keputusan apapun untuk melanjutkan konsep tersebut menjadi sebuah fitur nyata.

 

Tag
Share
×
tekid
back to top