sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
Kamis, 24 Okt 2019 10:30 WIB

Resmi meluncur, Fujifilm X-Pro3 dijual mulai Rp25 juta

Secara umum, spesifikasi X-Pro3 sejajar dengan model Fujifilm terbaru. Seperti X-T3, ia mengantungi sensor X-Trans4 26,1 MP dan prosesor X-Processor 4 quad-core.

Resmi meluncur, Fujifilm X-Pro3 dijual mulai Rp25 juta
Source: Fujifilm via Engadget

Fujifilm baru saja meluncurkan X-Pro3, kamera yang menyasar pada fotografer jalanan dan jurnalis foto. X-Pro3 hadir dengan layar berukuran 3,5 inci dengan resolusi 1,65 juta dot, uniknya layar ini hanya dapat dilihat jika pengguna melipatnya ke arah luar.

Dilansir dari Engadget (23/10), jika layarnya dalam keadaan tertutup maka hanya akan menampilkan informasi kecepatan shutter, aperture dan sebagainya. Ide desain layar seperti ini akan memberikan nuansa kamera film.

Hal unik lainnya adalah viewfinder elektronik/optik hibrida. Dalam mode rangefinder, pengguna akan dapat melihat dari viewfinder optik, bukan elektronik. Jika pengguna lebih menyukai viewfinder elektronik, maka akan dimanjakan oleh resolusi 3,69 juta dot dari panel berteknologi OLED 200 Hz sehingga menjanjikan tampilan jernih dengan respon yang cepat.

Secara umum, spesifikasi X-Pro3 sejajar dengan model Fujifilm terbaru. Seperti X-T3, ia mengantungi sensor X-Trans4 26,1 MP dan prosesor X-Processor 4 quad-core. Fujifilm belum menyebutkan jumlah titik AF, tetapi dikatakan bahwa AF akan berfungsi di dalam keadaan gelap gulita. Layaknya kamera dengan sensor X-Trans4 lainnya, X-Pro3 diklaim memiliki performa baik ketika memotret dalam keadaan cahaya remang. Rentang ISO yang disuguhkannya adalah 160-12.800 atau dapat diperluas hingga 80-51200.

Meski X-Pro3 dirancang dengan berbagai macam kontrol, kamera ini juga dilengkapi dengan teknologi AI agar dapat mempermudah pemotretan. Mode HDR baru akan secara otomatis menangkap beberapa frame dan menggabungkannya demi menghasilkan rentang dinamis tanpa menyebabkan saturasi warna berlebih.

Pengguna juga dapat menambahkan hasil foto dengan simulasi film seperti Velvia, Eterna dan Monochrome, tetapi pada X-Pro terdapat dua filter baru: Classic Neg. dan Monochromatic Color. Jika kamu ingin menyempurnakan hasil foto, dapat menyesuaikannya lewat kurva warna. Dari sisi video, pengguna dapat merekam dalam resolusi 4K DCI (4096 x 2160 piksel) dengan frame rate 30 fps atau Full HD pada 120 fps.

Agar dapat memotret hampir di segala kondisi cuaca, X-Pro3 memiliki bodi tangguh serta segel bodi yang rapat. Pelat atas dan bawahnya dilengkapi dengan material titanium demi ketahahan terhadap goresan yang lebih tangguh. Tidak ketinggalan pula sot memori SDXC UHS II dan slot USB-C 3.1 Gen1.

Kamera ini diinformasikan akan tersedia pada akhir musim gugur 2019 dengan harga USD1.800 (Rp25 juta) untuk warna hitam, atau USD2.000 (Rp28 juta) untuk warna Dura Black atau Dura Silver.

Share
×
tekid
back to top