Pengiriman perangkat smart home bakal meningkat 27% di 2019

Berdasarkan kategori, kategori pemantauan dan keamanan rumah diprediksi akan terus mendominasi dengan pengiriman mencapai 140,3 juta unit pada 2019.

Pengiriman perangkat smart home bakal meningkat 27% di 2019 (Foto: Engadget)

Setelah smartphone, berikutnya akan ada smart home atau perangkat pintar rumahan yang akan jadi benda biasa dimiliki setiap pengguna. Kehadiran perangkat itu akan semakin masif, saat jaringan 5G sukses diterapkan. IDC memprediksi pasar smart home global akan tumbuh 26,9% dari tahun ke tahun menjadi 832,7 juta pengiriman.

Berdasarkan kategori, kategori pemantauan dan keamanan rumah diprediksi akan terus mendominasi dengan pengiriman mencapai 140,3 juta unit pada 2019. Kategori lampu dan pengeras suara juga diperkirakan akan tumbuh meningkat dimana kontribusi sebelumnya mencapai 56,9 juta pengiriman, dan diprediksi meningkat hingga 144,3 juta di 2019. 


BACA JUGA

Ilmuwan gunakan VR untuk mempelajari sel

Sleep Tracker buat insomnia penggunanya lebih parah

Babak baru persaingan raksasa otak komputasi


Jitesh Ubrani, manajer penelitian IDC mengatakan Google dan Amazon unggul menjangkau konsumen baru di 2018. Namun di tahun ini, pengalaman antar layanan menjadi hal utama.

"2018 adalah tentang menyediakan produk-produk ke rumah konsumen, baik Amazon maupun Google unggul dalam hal ini melalui speaker pintar berharga terjangkau merekka dan beberapa paket di seluruh kategori perangkat. Namun 2019 ini tentang perangkat bekerja bersama untuk membentuk pengalaman yang lebih kohesif," kata Jitesh.

Berkaca pada kesuksesan Google dan Amazon di 2018, IDC berharap Apple akan mendapat peluang yang sama. Raksasa teknologi ini bisa memanfaatkan populartas ekosistem Mac dan iOS yang ada guna membuat aksesori HomeKit.

"Meski pasar smart home pada dasarnya didominasi Amazon dan Google, Apple juga diharapkan mendapat daya tarik di tahun mendatang. Popularitas yang ada dari perangkat iOS dan macOS dikombinasikan dengan ketersediaan aplikasi/layanan Apple pada produk non-Apple. Ini akan membantu perusahaan perlahan menarik lebih banyak pelanggan ke dalam ekosistem mereka, sembari menarik pihak ketiga untuk membangun perangkat yang kompatibel," ujarnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: