sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
Kamis, 04 Agst 2022 09:00 WIB

Mobil listrik Jaguar I-Pace terbakar saat diisi ulang

Mobil listrik Jaguar I-Pace terbakar saat baterainya diisi ulang semalaman. Pemiliknya berhasil mengeluarkan dari garasi agak dampak kebakaran tidak terlalu parah.

Mobil listrik Jaguar I-Pace terbakar saat diisi ulang

Mobil listrik Jaguar I-Pace milik seorang warga Florida terbakar saat sedang mengisi daya semalaman. Insiden ini merupakan kejadian yang keempat, yang berkaitan dengan mobil I-Pace. Menariknya, pemilik mobil berhasil mengeluarkan mobil yang terbakar dari garasinya demi mencegah rumahnya terbakar.

Risiko kebakaran tetap menjadi bahaya utama pada kendaraan listrik. Dilansir dari Gizmochina (4/8), beberapa insiden kebakaran telah dilaporkan selama bertahun-tahun, terutama akibat baterai terlalu panas. Indisen khusus di Florida melibatkan mobil listrik buatan Inggris, Jaguar I-Pace. Mobil ini terbakar setelah kembali dari perjalanan sejauh 19 km.

Pemilik mobil Gonzalo Salazar telah mengisi ulang mobil semalaman. Pemiliknya mendengar suara letupan keras dari mobil tak lama setelah dia memarkir mobil di garasinya. Dia kemudian menemukan asap tebal akibat api yang berkobar. Dengan berani, Salazar berhasil mengeluarkan model I-Pace 2019 dari garasinya untuk mengurangi dampak kebakaran.

Sebuah video yang merekam kejadian kebakaran menunjukkan bahwa api menyebabkan beberapa ledakan kecil. Hal ini menunjukkan bahwa kebakaran mungkin disebabkan oleh sel baterai LG pada mobil. Insiden kebakaran I-Pace yang dilaporkan sebelumnya juga terkait dengan masalah baterai. Sebuah pernyataan dari Jaguar mengatakan akan memeriksa secara menyeluruh I-Pace yang hancur sebelum merilis rincian lebih lanjut.

Jaguar I-Pace bukanlah mobil listrik dengan permintaan yang besar, tetapi diharapkan pabrikan mobil listrik asal Inggris tersebut bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah kebakaran pada kendaraan listrik buatannya.

Share
×
tekid
back to top