Hyundai kembangkan teknologi RANC demi kabin lebih sunyi

Sistem baru yang berbasis software ini dapat menghilangkan suara yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi Active Noise Control (ANC) sebelumnya.

Hyundai kembangkan teknologi RANC demi kabin lebih sunyi

Pemblokiran suara bising jalanan telah lama menjadi tujuan para pabrikan mobil di seluruh dunia. Sampai saat ini sebagian besar teknologi tersebut telah berpusat di sekitar bahan yang tidak sepenuhnya dapat memblokir suara infrasonik.

Dilansir dari Digital Trends (14/11), setelah enam tahun penelitian dan pengembangan antara Hyundai dan beberapa mitra inovatif dari industri dan akademisi, mereka mengumumkan sistem Road Active Noise Control (RANC).


berita tentang tek.id

BACA JUGA

GM dan LG kerja sama demi baterai mobil listrik

Mobil listrik Lincoln memiliki basis teknologi startup Rivian

Lexus umumkan mobil listrik perdananya


“Sistem baru dapat menganalisis sebagai jenis kebisingan secara real-time dan menghasilkan gelombang suara terbalik. misalnya ada berbagai jenis suara jalanan yang dapat diproses oleh teknologi baru ini, seperti suara resonansi yang terjadi dari roda atau suara gemuruh yang berasal dari jalanan,” kata Hyundai.

Sistem baru yang berbasis software ini dapat menghilangkan suara yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi Active Noise Control (ANC) sebelumnya. ANC yang ada saat ini hanya dapat digunakan ketika kebisingan suara bersifat konstan dan kejadiannya dapat diprediksi. Dengan teknologi RANC, Hyundai mampu meningkatkan ketenangan dalam kabin.

Penelitian menunjukkan bahwa kebisingan jalan membutuhkan 0,009 detik untuk dapat didengar penumpang, sedangkan sistem RANC baru hanya membutuhkan 0,002 detik untuk menganalisa kebisingan dan menghasilkan gelombang suara terbalik berkat Digital Signal Processor (DSP). Penelitian RANC menunjukkan bahwa hal itu dapat menghilangkan kebisingan jalan sebanyak 3 dB, yang berkurang sebanyak hingga setengah tingkat dari level saat ini.

Berkat pencapaian ini, pabrikan asal Korea Selatan tersebut dapat berpotensi mengurangi jumlah bobot kendaraan, menggunakan lebih minim komponen dan peredam suara dibandingkan dengan yang saat ini digunakan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: