Google, Tencent dan JD.com tambah investasi Rp13 triliun di Gojek

Google, Tencent dan JD.com telah setuju untuk menyuntikkan dana investasi sekitar USD920 juta (Rp13 triliun) ke Gojek.

Google, Tencent dan JD.com tambah investasi Rp13 triliun di Gojek (Foto: e27)

Gojek berencana untuk mengumpulkan pendanaan hingga USD2 miliar sebagai modal baru untuk mendanai persaingannya dengan Grab. Melalui pendanaan baru ini, Google telah menutup sebagian awal putaran pendanaan dimana investor sebelumnya masih bertahan.

Dilansir TechCrunch (26/1), Google, Tencent dan JD.com telah setuju untuk menyuntikkan dana investasi sekitar USD920 juta (Rp13 triliun) ke Gojek. Laporan ini berasal dari tiga sumber yang dihimpun TechCrunch. Kesepakatan itu kabarnya akan diumumkan perusahaan pekan depan.


BACA JUGA

Ekspansi Gojek ke Filipina ditolak lagi

Gojek hadirkan ajang apresiasi UMKM dan mitra driver Go-Food

Gojek resmikan aplikasi Get di Thailand


Pendanaan baru itu akan mengantarkan valuasi Gojek menjadi USD9,5 miliar. Modal ini juga kemungkinan akan semakin mendorong kehadiran Gojek di daerah baru serta memperkuat bisnis fintech-nya. Sayangnya startup Tanah Air itu belum bersedia menanggapi kabar investasi ini.

Sebelumnya Gojek telah mengumpulkan pendanaan lebih dari USD2 miliar dari investor, termasuk putaran pendanaan USD1,4 miliar yang ditutup tahun lalu. Putaran pendanaan baru ini juga akan semakin mendorong Gojek untuk menjadi startup decacorn pertama di Indonesia.

Kesepatakan itu juga kemungkinan akan digunakan untuk mengakuisisi bisnis JD.ID, rekanan bisnis JD.com, senilai lebih dari USD1 miliar. Jika hal ini benar-benar dilakukan, maka akuisisi JD.ID tak hanya akan membuat pengaruh JD.com semakin kuat di Gojek, namun juga memberikan Gojek posisi yang kuat di ruang e-commerce. Kendati demikian, salah satu pendiri Gojek, Kevin Aluwi kepada Reuters membantah adanya rencana Gojek memasuki bisnis e-commerce. 

Sebelumnya Gojek telah melebarkan saya di Vietnam, Thailand dan Singapura. Belum lama ini perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim tersebut juga mengakuisisi Coins.ph guna berekspansi di Filipina. Gojek mengklaim aplikasinya telah diunduh 125 juta kali dengan kekuatan lebih dari satu juta mitra pengemudi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: