sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
Selasa, 31 Des 2019 12:05 WIB

Drone ini punya 2 rotor dan bisa terbang selama 50 menit

Drone terbaru dari Zero Zero Robotics hanya menggunakan dua rotor dan menambahkan mesin miring yang rumit sehingga memungkinkan mereka melakukan pekerjaan layaknya menggunakan empat baling-baling.

Drone ini punya 2 rotor dan bisa terbang selama 50 menit
Source: Zero Zero Robotics via New Atlas

Sebagian besar drone konsumen mengandalkan empat rotor agar dapat mengendalikan pergerakannya. Dengan menyesuaikan jumlah torsi yang dikirim ke masing-masing empat rotor tersebut, perangkat lunak kontrol penerbangan membuat drone ini melayang di tempat dan miring untuk melakukan pergerakan ke depan, belakang, samping, dan sebagainya.

Dilansir dari New Atlas, sebuah startup spesialisasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Zero Zero Robotics baru saja mengumumkan V-Coptr Falcon, sebuah drone yang didesain khusus sehingga memiliki rancang bangun berbentuk V yang tidak biasa pada drone pada umumnya. Selain itu, V-Coptr Falcon hanya mengandalkan dua baling-baling ketimbang empat.

Drone terbaru dari Zero Zero Robotics hanya menggunakan dua rotor dan menambahkan konsep mesin miring yang rumit sehingga memungkinkan mereka melakukan pekerjaan layaknya menggunakan empat baling-baling. Rotor miring ini terletak di ujung lengan yang memanjang keluar dari bagian atas bodi drone, dan dapat dilipat ke dalam ketika tidak digunakan. Bobot keseluruhannya hanya 730 gram.

Menurut Zero Zero Robotics, keuntungan utama dari desain semacam ini adalah waktu penerbangan hingga 50 menit berkat baterai 4.500 mAh dan efisiensi yang sangat besar ketika di udara. Durasi penerbangan drone secara umum saat ini adalah 30 menit, seperti DJI Mavic 2 dengan bobot 907 gram dan kapasitas baterai 3.850 mAh.

Jika drone V-Coptr Falcon benar-benar mampu terbang lebih lama hingga hampir 100 persen, bisa jadi ini merupakan terobosan besar untuk bidang fotografi udara. Drone tersebut dilengkapi dengan sensor CMOS berukuran 1/2,3 inci, sama seperti sensor dalam drone DJI, memungkinkannya untuk memotret gambar beresolusi 12 MO dan merekam video 4K pada 30 fps. Ada pula gimbal tiga sumbu agar menjaga hasil rekaman tetap mulus. Video dapat ditransmisikan ke pengguna hingga jarak 7 km.

Ada lagi fitur bernama return-to-home, pre-programmed flight, auto-following dan penghindaran terhadap rintangan. Zero Zero Robotics membanderol drone V-Coptr Falcon dengan harga USD999 (Rp14 juta).

 

Share
back to top