BMW dan Hyundai kena retas demi rahasia dagang

Menurut pakar anonim, tidak ada data sensitif yang bocor dari BMW, dan para penyerang tidak melanggar pusat data di Munich.

BMW dan Hyundai kena retas demi rahasia dagang Source: Pexels

Dua pabrikan otomotif kelas dunia, BMW dan Hyundai, baru-baru ini diinformasikan menjadi korban peretasan. Kantor berita Bayerricscher Rundfunk mengatakan bahwa ada penyusup dari kelompok peretas OceanLotus yang berhasil menyelinap ke jaringan BMW dan Hyundai dalam upaya untuk menemukan rahasia dagang.

Dilansir dari Engadget (8/12), BMW menemukan para peretas dengan cepat. Menurut pakar anonim, tidak ada data sensitif yang bocor dari BMW, dan para penyerang tidak melanggar pusat data di Munich. BMW menolak untuk mengomentari kasus tersebut, sebaliknya mereka mengatakan bahwa perusahaan memiliki “struktur dan sistem” yang dapat menghalangi upaya peretasan dari luar. Sejauh ini Hyundai belum memberikan tanggapan terkait kabar tersebut.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Peretas Tiongkok berhasil akali otentikasi dua faktor

Waspada! Ditemukan serangan hacker baru ke kartu SIM

Mesin pemilihan Presiden AS 2020 rentan kena retas


Penyebabnya mungkin mudah diidentifikasi. OceanLotus (alias APT32 atau Cobalt Kitty) sudah ada sejak 2014 dan diyakini sebagai kelompok yang didukung Vietnam, yang biasanya menebarkan ancaman. Mereka dikabarkan belakangan ini menargetkan produsen mobil termasuk Toyota dan Lexus.

Menariknya, Vietnam baru-baru ini meluncurkan pabrikan mobilnya sendiri, dimana BMW sebagai pemasok utama. Tampaknya mereka meminjam ide dari para pesaing-pesaingnya.

Belum bisa dipastikan apakah Mercedes-Benz, VW atau merek lain juga menjadi sasaran. Namun, jika mengikuti pola peretasan spionase korporat yang sudah berlangsung sejak lama, ada persoalan yang mungkin muncul pada bisnis tertentu. Ini tentu saja menempatkan BMW di posisi yang sulit, karena dalam kemitraan di mana sekutu harusnya saling mendukung bukan malah meretas sistemnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: