sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
Rabu, 22 Apr 2020 09:52 WIB

Tips memotret dengan smartphone

Fotografi smartphone kini semakin populer dan digandrungi oleh orang-orang khususnya milenial. Berikut tips untuk memanfaatkan fitur kamera pada smartphone Anda.

Tips memotret dengan smartphone
Source: Guiding Tech

Mobile fotografi kini semakin populer dan digandrungi oleh orang-orang khususnya pengguna milenial. Selain karena ringan dan mudah dibawa ke mana saja, spesifikasi kamera pada smartphone belakangan ini hampir menyerupai kamera profesional. Namun, kita tidak bisa hanya mengandalkan fitur, kita juga harus paham dasar yang dibutuhkan agar pengambilan foto melalui smartphone untuk menghasilkan gambar yang bagus. Nah, untuk mewujudkannya, ikuti tips dan trik di bawah ini.

Pelajari mode potrait yang ada di ponsel

Jika Anda memiliki smartphone keluaran terbaru, kemungkinan besar memiliki mode potrait pada menu kameranya. Mode potrait biasanya menggunakan lensa standar atau telefoto untuk menciptakan efek kedalaman. Mode ini dibuat untuk membantu pengguna menangkap gambar yang lebih menunjukkan detail. Pada kasus perangkat lunak, kerap kali kamera tidak bisa memisahkan subjek dengan latar belakang dan detail tidak tampak terlihat jelas. Meskipun tidak sehebat mode potrait pada kamera DSLR, setidaknya mode ini dapat memberi peningkatan pada hasil foto Anda.

Coba mode ini terlebih dahulu untuk mengetahui apakah hasilnya seperti yang Anda inginkan. Namun, prioritaskan gunakan mode ini dalam kondisi pencahayaan yang baik. Kalau tidak, mungkin akan banyak noise di gambar. Untuk diketahui, noise merupakan bercak atau butiran, atau bahkan berkas warna ketika dilihat secara close-up. Noise ini biasanya terlihat di area gelap dalam foto.

Contoh foto noise

Berikan cahaya

Cahaya merupakan hal yang paling krusial dalam fotografi, Anda tidak disarankan untuk menggunakan flash pada ponsel untuk memberikan cahaya pada objek karena cahayanya terlalu kuat. Hal ini dapat menghilangkan warna alami kulit dan menciptakan bayangan yang memperburuk gambar. Sebaiknya, gunakan cahaya alami atau buatan seperti lighting yang tersedia. Di sisi lain, jika Anda mengambil gambar saat fajar atau senja Anda dapat memanfaatkan sudut matahari terbit atau terbenam untuk menerangi subjek. 

Untuk pengambilan di dalam ruangan, Anda bisa menggunakan lighting dan bidik cahaya ke satu objek dan buat sisi lainnya gelap. Anda juga bisa melakukan ini dengan cahaya buatan atau lampu neon agar menghasilkan gambar yang dinamis.

Potret dekat untuk efek bokeh

Semakin dekat objek foto Anda, fokus pada objek di depan akan membuat kabur latar belakang. Ini adalah aturan umum dalam fotografi. Tidak seperti DSLR yang dapat mengontrol kedalaman bidang dengan mengubah aperture, Anda perlu memanfaatkan jarak untuk menciptakan lebih banyak efek bokeh. Semakin alami bokeh semakin baik.

Misalnya, potret seseorang secara dekat dengan pemandangan di belakangnya dan kontras spasial akan lebih terasa. Di beberapa smartphone, kini memiliki mode bokeh ini dengan berbagai nama, salah satunya mode focus pada Samsung. Terdapat batasan jarak pada mode ini untuk menentukan objek yang difokuskan.

Foto dengan efek bokeh

Rendahkan eksposur pada cahaya terang

Seperti disebutkan sebelumnya, sinar matahari bisa menjadi masalah dalam fotografi. Untuk menyiasatinya, turunkan eksposur pada kamera Anda. Pada beberapa smartphone biasanya terdapat garis yang menunjukkan tingkat eksposur. Anda bisa mengaturnya. Ketika kamera menerima terlalu banyak cahaya atau over eksposure, akan sulit untuk menampilkan detail pada gambar. Sebaliknya, akan mudah bagi Anda untuk menampilkan detail gambar dengan eksposur rendah dan lebih mudah juga untuk diedit nantinya.

Jangan puas dengan satu foto

Bukan rahasia lagi bahwa gambar sempurna yang Anda lihat di media sosial hanyalah satu dari banyaknya gambar yang diambil. Dahulu prinsip hemat dalam mengambil gambar memang berlaku karena belum ada memori seperti sekarang. Kakek nenek atau bahkan orang tua kita masih menggunakan film yang isinya terbatas sekitas 36-38 foto dalam satu roll. Makanya mereka mempunyai prinsip untuk mengambil gambar dengan hemat.

Namun, tidak berlaku dengan fotografi ponsel. Dengan menggunakan memori penyimpanan atau cloud, Anda bisa mengambil gambar sebanyak-banyaknya untuk mencari gambar yang lebih bagus. Fitur HDR yang ada di smarphone dapat membantu Anda mengambil gambar banyak dalam satu jepretan dan Anda dapat memilih gambar dengan pencahayaan terbaik.

itu lah beberapa tips yang bisa kalian coba ketika ingin mendapatkan hasil foto yang baik.

Share
×
img
×
tekid
back to top