Stasiun pengisian FastCharge ungguli Supercharger milik Tesla

Secara teori, stasiun pengisian baru memang memiliki kapasitas yang tinggi, tetapi jumlah daya yang dapat ditarik oleh kendaraan listrik rata-rata jauh lebih sedikit.

Stasiun pengisian FastCharge ungguli Supercharger milik Tesla Source: Porsche

Porsche dan BMW dikabarkan telah meluncurkan prototipe stasiun pengisian 450 kW baru di Jerman. Dilansir dari The Verge (14/12), stasiun pengisian mobil listrik tersebut memiliki waktu pengisian tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan pengisian Supercharger milik Tesla.

Stasiun daya itu diklaim dapat mengisi ulang daya sangat cepat. Pengisian selama tiga menit dapat membuat mobil listrik menempuh jarak hingga 100 km. Ketika mengisi mobil listrik BMW i3, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya baterai dengan sisa kapasitas 10 hingga menjadi 80 persen hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. 


BACA JUGA

VW dan Ford kerjasama untuk hadirkan mobil listrik

Bus listrik di Hawaii bisa kurangi jutaan kilogram emisi

Setir otomatis mobil listrik Nissan, lebih santai


Sistem pengisian daya ini kabarnya dikembangkan oleh FastCharge.

Sementara itu, pengisian Supercharger Tesla saat ini memiliki kapasitas maksimum 145 kW. Namun, Tesla berencana untuk meningkatkan kapasitas maksimal hingga 250 kW pada tahun depan.

Sayangnya, peningkatan yang dilakukan Tesla tersebut masih belum cukup untuk menjadikannya sebagai jaringan pengisian tercepat di Amerika Serikat. Baru-baru ini ada stasiun pengisian mobil listrik berdaya 350 kW pertama yang dipasang di California oleh Electrify America.

Secara teori, stasiun pengisian baru memang memiliki kapasitas yang tinggi. Tetapi yang harus diperhatikan adalah jumlah daya yang dapat ditarik oleh kendaraan listrik rata-rata jauh lebih sedikit. Prototipe Porsche Taycan yang digunakan saat demonstrasi daapt menarik daya sebesar 400 kW, sementara kendaraan lain seperti Audi E-Tron atau Jaguar I-Pace masing-masing dapat menarik 150 kW dan 100 kW.

Stasiun prototipe FastCharge mendukung mobil dengan sistem baterai 400 dan 800 volt, dan secara otomatis akan memilih tegangan yang cocok ketika dihubungkan ke kendaraan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: