sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id oppo
Senin, 23 Des 2019 13:38 WIB

MIT kembangkan teknologi USG berbasis laser

Metode baru mengandalkan laser, menampilkan cahaya pada panjang gelombang 1.550 nanometer, dapat menghasilkan gelombang suara ketika mengenai kulit manusia.

MIT kembangkan teknologi USG berbasis laser
Source: Pexels

Para peneliti dari MIT berhasil menampilkan gambar pertama manusia yang dihasilkan melalui teknik pencitraan ultrasonik laser. Tidak seperti ultrasonik konvensional, teknik baru ini tidak memerlukan kontak dengan tubuh, sehingga dapat membantu dokter di bidang medis.

Metode ultrasonik (ultrasonography/USG) konvensional adalah salah satu cara pencitraan termurah dan termudah yang saat ini dimiliki oleh para dokter. Tidak seperti sinar-X dan CT scan, USG tidak melibatkan radiasi berbahaya, dan tidak seperti pemindaian PET atau MRI, tidak perlu mesin besar dan mahal. Tetapi USG memiliki sejumlah keterbatasan, dari kebutuhan untuk kontak tubuh yang signifikan dalam proses pencitraan, hingga variabilitas dalam hasil pencitraan.

Sistem ultrasonik non-kontak baru yang melibatkan laser kini telah dibuktikan secara efektif oleh tim peneliti MIT. Dilansir dari New Atlas (22/12), tantangan dari mengembangkan metode baru tersebut adalah menemukan cara untuk menggunakan laser agar dapat menghasilkan gelombang suara. USG tradisional menggunakan gelombang suara untuk menembus tubuh manusia dan memantul ke jaringan yang berbeda. Tentu saja cahaya tidak dapat menembus tubuh manusia sedalam suara.

Metode baru mengandalkan laser, menampilkan cahaya pada panjang gelombang 1.550 nanometer, dapat menghasilkan gelombang suara ketika mengenai kulit manusia. Laser kedua, melacak panjang gelombang yang sama, selanjutnya dapat mendeteksi gelombang suara yang dipantulkan dan menghasilkan gambar yang mirip dengan USG konvensional.

Dalam studi baru, para peneliti menunjukkan keberhasilan pengembangan teknik USG laser, dari tes awal pada cetakan gelatin yang menyerupai kulit manusia, hingga jaringan hewan yang dipotong. Studi ini akhirnya menunjukkan hasil yang baik ketika digunakan pada manusia, menghadirkan gambar USG non-kontak pertama dari lengan manusia.

Pada titik ini metode tersebut tidak menghasilkan gambar pada resolusi yang sama dengan teknik ultrasonik konvensional, namun para peneliti mengisyaratkan metode ini menjadi tonggak perkembangan pertama yang harus dilalui. Sistem ini berpotensi memberikan detail jaringan yang lebih halus setelah disempurnakan.

Ini adalah metode mudah untuk menghasilkan gambar yang terperinci tanpa kontak fisik yang membuat teknik ultrasonik laser sangat menjanjikan. Metode non-kontak memungkinkan sejumlah besar pasien yang tidak dapat ‘disentuh’ untuk diperiksa. Ini termasuk bayi, korban luka bakar, dan sebagainya.

Share
×
tekid
back to top