Grab Bawa Budaya Jakarta ke Dunia Lewat GrabX Mini Festival, Libatkan Kreator Internasional dan UMKM Lokal
Grab dan Dinas Kebudayaan DKI promosikan budaya Jakarta ke dunia lewat GrabX Mini Festival dengan dukungan teknologi dan UMKM lokal.
Grab dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Hadirkan GrabX Mini Festival. dok. Grab
Grab menggandeng Dinas Kebudayaan DKI Jakarta untuk mempromosikan budaya Ibu Kota ke tingkat global melalui ajang GrabX Mini Festival 2026.
Kegiatan yang digelar di kawasan Kota Tua Jakarta ini menghadirkan pengalaman imersif yang memadukan teknologi, budaya, dan kuliner lokal kepada lebih dari 150 kreator konten dari berbagai negara Asia Tenggara.
Festival ini menjadi bagian dari strategi Grab dalam memperluas peran teknologi sebagai penghubung antara wisatawan internasional dengan kekayaan budaya Indonesia.
Para peserta tidak hanya diajak mengenal sejarah Jakarta melalui kunjungan ke Museum Sejarah Jakarta, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas budaya seperti workshop wayang hingga menikmati pertunjukan khas Betawi, mulai dari Tari Yapong hingga Ondel-ondel.
- GrabX 2026 Perkenalkan 13 Fitur AI Baru Untuk Jadi Asisten Cerdas Sehari-hari
- Dari Dapur ke Dua Cabang, UMKM Perempuan Manfaatkan AI Grab untuk Dongkrak Bisnis Kuliner
- Grab Cairkan Bonus Hari Raya untuk 400 Ribu Mitra Pengemudi, Anggaran Tembus Rp110 Miliar
- Studi : 80 Persen Mitra Pengemudi Jadikan Grab Penghasilan Sampingan
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Mochamad Miftahulloh Tamary mengatakan kolaborasi dengan sektor swasta menjadi langkah strategis dalam memperluas eksposur budaya lokal.
“Kegiatan ini memungkinkan kreator mancanegara merasakan langsung kekayaan budaya Betawi sekaligus memperkenalkannya melalui pendekatan yang relevan dengan teknologi,” ujarnya.
Tak hanya budaya, Grab juga memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk memperkaya pengalaman wisata.
Melalui fitur GrabDiscover dan GrabMaps, pengguna dapat memperoleh rekomendasi destinasi dan aktivitas secara personal dan real-time, sehingga memudahkan eksplorasi kota secara lebih praktis dan kontekstual.
Di sisi lain, GrabX Mini Festival juga menjadi panggung bagi pelaku UMKM lokal untuk menjangkau pasar internasional.
Sebanyak 12 mitra merchant terkurasi, termasuk kuliner legendaris seperti Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Toko Kopi Tuku, hingga Nasi Goreng Kebon Sirih, turut dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner autentik kepada para peserta.
Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia Iki Sari Dewi mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Grab dalam mendukung ekosistem lokal.
“Kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi Grab membantu wisatawan menemukan dan menikmati kekayaan budaya sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM,” jelasnya.
Selain itu, festival ini juga selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Kebudayaan serta menyambut momentum menuju perayaan Jakarta 5 abad.









