sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
Selasa, 13 Jul 2021 13:41 WIB

Alasan di balik absennya superhero besar MCU di film Black Widow

Sutradara Cate Shortland ingin Black Widow menjadi peran yang dapat berdiri sendiri, tanpa adanya superhero besar dari MCU.

Alasan di balik absennya superhero besar MCU di film Black Widow
Source: ScreenRant

“Black Widow” sudah ditayangkan secara global sejak 9 Juli lalu. Namun, tidak seperti film Marvel Cinematic Universe lainnya yang memiliki crossover lebih luas, “Black Widow” agak kekurangan hal itu. Film ini diketahui memiliki sedikit kemunculan dari karakter utama lain yang ada dalam alam semesta Marvel.

Misalnya, kehadiran Tony Stark dalam film Spider-Man: Homecoming, Hulk dan Doctor Strange dalam Thor: Ragnarok, atau Nick Fury yang memegang peran kunci di Spider-Man: Far From Home. “Black Widow” rupanya hanya memiliki setidaknya dua pemeran lain dari MCU, yang perannya juga tidak terlalu besar dalam waralaba.

Dilansir dari ScreenRant (13/7), sutradara Cate Shortland menghindari kehadiran peran-peran besar tersebut dalam “Black Widow.” Ia dan bos Marvel Studios Kevin Feige ingin Natasha Romanoff (nama asli Black Widow), menjadi peran yang dapat berdiri sendiri. Ini juga mungkin alasan mereka menentukan latar waktu “Black Widow” setelah Captain America: Civil War, di mana Natasha menjadi buron saat itu dan tidak memiliki jaringan yang baik dengan SHIELD atau Avengers. 

“Awalnya ada diskusi tentang segala hal, tentang semua karakter yang berbeda-beda,” jelasnya. "Apa yang kami putuskan adalah, dan saya pikir Kevin benar-benar hebat, dia berkata, 'Dia tidak membutuhkan anak laki-laki.' Kami tidak ingin dia merasa dia membutuhkan dukungan. Kami ingin dia berdiri sendiri. Dan dia membutuhkannya."

Adapun, dua pemeran pendukung dari waralaba MCU yang hadir dalam “Black Widow” adalah Thaddeus "Thunderbolt" Ross dan Hawkeye. Ross diperkenalkan pada 2008 di The Incredible Hulk, sebagai jenderal terhormat di militer AS yang terlibat dalam eksperimen tentara super. Hulk adalah salah satu maha karyanya, dan dia tanpa henti mengejar Bruce Banner selama bertahun-tahun.

Di Captain America: Civil War, Ross pensiun dari militer AS setelah serangan jantung dan dengan cepat menjadi Menteri Luar Negeri. Ross adalah tokoh utama dalam membangun Kesepakatan Sokovia, dan dia mengambil peran aktif dalam mengelola Avengers yang sebenarnya tidak berjalan dengan baik.

Dalam film “Black Widow”, Natasha menggunakan suar pelacak yang diaktifkan kembali untuk memanggil Ross dalam permainan, sehingga dia bisa membersihkan puing-puing Red Room.

Sementara itu, Hawkeye yang diperankan Jeremy Renner mungkin tidak terlihat selama film “Black Widow”, namun ia menyumbangkan suaranya ketika membujuk Natasha untuk beralih sisi ketika Clint Barton (nama asli Hawkeye) melacak Natasha di Budhapest. Suara Renner muncul dalam kilas balik di mana Black Widow menargetkan Jenderal Dreykov, langkah terakhir dalam pembelotannya ke SHIELD.

Di pasca kredit, Hawkeye baru muncul dengan sempurna, dengan latar setelah Avengers: Endgame. Saat itu terlihat Contessa menyalahkannya atas kematian Black Widow. Meski tidak jelas sebanyak apa yang diketahui Contessa tentang kejadian di Vormir, tapi di pasti tahu jelas kalau Clint sangat terlibat di dalamnya 

Share
×
tekid
back to top