sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
Minggu, 20 Sep 2020 12:32 WIB

Tips hindari peretasan di akun media sosialmu

Beberapa tips ini mungkin bisa membantumu untuk melindungi media sosialmu. Karena di jaman yang serba internet seperti ini, semua informasi mengenai data pribadimu lalu lalang di dalam jaringan internet.

Tips hindari peretasan di akun media sosialmu

Peretasan akun media sosial akhir-akhir ini seringkali terjadi atau mungkin Anda sendiri pernah mengalaminya. Salah satu jenis kejahatan siber ini pastinya akan sangat meresahkan. Apalagi jika media sosialmu dipakai untuk berjualan atau Anda adalah seorang Influencer yang memiliki banyak follower dan dikenal banyak orang.

Akun yang diretas bisa saja menimbulkan kerugian. Misalnya dengan membuat postingan yang sifatnya merugikan orang lain, menipu orang lain, dan merusak bisnis yang sedang kamu jalankan.

Untuk itu, sangat penting untuk menjaga keamanan media sosial. Hal ini dikarenakan semua data-data pengguna bisa didapatkan dengan mudah oleh pelaku kejahatan siber Untuk menghindari akun media sosialmu kebobolan, kamu bisa melakukan beberapa hal pencegahan berikut ini:

 

Menggunakan kata sandi yang kuat dan ganti secara berkala

Biasanya saat membuat akun media sosial baru, Anda disarankan untuk menggunakan kata sandi yang kuat. Sebaiknya ikuti anjuran tersebut dengan membuat kata sandi yang unik. Hindari menggunakan tanggal lahir, nama, dan hal-hal personal lainnya agar peretas tidak mudah mendapatkan akun media sosialmu. Variasikan huruf besar dan kecil, juga angka ke dalamnya.

Ada baiknya ganti kata sandi secara berkala, setiap 1 bulan misalnya. Hal ini akan mempersulit pelaku-pelaku kejahatan untuk menembus kata sandi yang kalian buat.

 

Mengaktifkan keamanan berlapis dengan autentikasi dua faktor

Keamanan berlapis untuk media sosialmu harus diaktifkan untuk memastikan perlindungan ekstra. Yang dimaksud dengan keamanan berlapis adalah ketika kamu ingin masuk ke akun media sosialmu, maka sistem keamanan pada media sosial akan memintamu untuk memverifikasi dua kali. Hal ini untuk memastikan bahwa itu adalah akun milikmu.

Biasanya autentikasi dua faktor berupa kode yang dikirimkan melalui SMS atau panggilan telepon yang memberikan kode untuk bisa masuk ke akun media sosial.

Selalu melakukan Update pada aplikasi media sosial

Setiap aplikasi yang melakukan pembaruan biasanya disertai dengan perbaikan sistem keamanan, juga memperbaiki bug yang bisa menimbulkan celah keamanan pada media sosialmu. Dengan memperbarui aplikasi, Anda akan terus melindungi media sosial dari peretas yang mencoba membobol akunmu.

Mewaspadai aktivitas mencurigakan di media sosial

Setiap aplikasi media sosial biasanya menyediakan fitur di mana penggunanya bisa melihat aktivitas dari media sosialnya. Contohnya seperti  Instagram, pengguna bisa melihat aktivitas dengan membuka setting, kemudian security, dan Login Activity. Jika Anda merasa ada aktivitas yang mencurigakan, Anda bisa mengeluarkan (log out) akun media sosialmu pada perangkat yang terdeteksi memiliki aktivitas yang mencurigakan tersebut dan mengganti kata sandi dengan yang baru.

 

Menggunakan jaringan publik yang aman

Tentu saja kita pasti menyukai WiFi gratisan. Bahkan tidak sedikit pemilik perangkat mobile sengaja ke tempat makan atau kedai kopi untuk mendapatkan layanan WiFi gratisnya. Padalah, perlu Anda ketahui hal ini akan mempermudah peretas untuk meretas akun media sosialmu. Alasannya, Anda berada di jaringan publik yang terbuka yang mana banyak orang memiliki kesempatan untuk mengakses ke jaringan yang sama.

Peretas bisa mengetahui aktivitas media sosialmu melalui jaringan publik ini. Untuk berjaga-jaga jika kamu ingin menggunakan WiFi publik, usahakan untuk tidak masuk ke akun pribadimu.

Memisahkan email pribadi dengan email untuk media sosial

Meskipun kamu telah melakukan proteksi yang kuat agar media sosialmu tidak mudah dibobol peretas, tetapi selalu ada celah bagi peretas membobol akunmu. Disarankan untuk memisahkan email pribadi dengan email akun media sosial. Hal ini tentunya akan menyulitkan peretas untuk mengetahui informasi penting seperti akun bankmu atau informasi pribadi di email yang terpisah.

Beberapa tips ini mungkin bisa membantumu untuk melindungi media sosialmu. Karena di jaman yang serba internet seperti ini, semua informasi mengenai data pribadimu lalu lalang di dalam jaringan internet. Maka dari itu, untuk menghindari kebocoran informasi pribadi kamu, mulailah untuk melakukan perlindungan yang benar pada media sosialmu.

Share
×
tekid
back to top