sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
Selasa, 13 Feb 2024 09:46 WIB

Perjalanan Apple Vision Pro masih jauh untuk gantikan iPad

Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple Vision Pro untuk menjadi game changer sejati mungkin lebih lama dari yang diperkirakan sebagian orang.

Perjalanan Apple Vision Pro masih jauh untuk gantikan iPad

Headset mixed reality yang baru-baru ini diluncurkan Apple, Vision Pro, telah menarik perhatian karena potensinya merevolusi interaksi dan hiburan. Namun, menurut Mark Gurman dari Bloomberg, perjalanannya untuk menjadi game changer sejati mungkin lebih lama dari yang diperkirakan sebagian orang.

Sumber Gurman di Vision Products Group Apple dilaporkan yakin bahwa perangkat tersebut jauh dari “bentuk ideal” dan mungkin memerlukan penyempurnaan selama empat generasi sebelum benar-benar melampaui ekspektasi pelanggan untuk penggunaan sehari-hari.

Dilansir dari Gizmochina (13/2), meskipun definisi pasti dari “bentuk ideal” ini masih belum jelas, kekhawatiran dari para pengguna awal memberikan beberapa petunjuk.

Berat headset, masa pakai baterai, minimnya aplikasi, dan bug perangkat lunak mengganggu versi saat ini. Pengguna merasa pemakaian dalam waktu lama tidak nyaman, dan ekosistem aplikasi yang terbatas menghambat keserbagunaannya.

Gurman menyamakan pendekatan historis Apple, dan menandakan empat generasi perbaikan yang serupa dengan iPhone, iPad, dan Apple Watch dapat mendorong Vision Pro untuk akhirnya menggantikan iPad.

Pandangan tersebut juga sejalan dengan sudut pandang Elon Musk yang ia bagikan minggu lalu di X (dulu Twitter) mengenai Vision Pro. Menurutnya, Vision Pro belum sehebat iPhone pertama. Namun, menurutnya, iPhone 3 menyelesaikan semua masalah dan menjadi perangkat hebat. Dia yakin kasusnya juga akan sangat mirip dengan Vision Pro.

Upaya Apple untuk menjadikan iPad sebagai pengganti Mac belum membuahkan hasil yang diinginkan, bantah Gurman. Fitur-fiturnya belum sepenuhnya menjembatani kesenjangan produktivitas, membuat iPad berada pada posisi yang agak ambigu dalam portofolio Apple. Dia memandang Vision Pro, dengan harga USD3500 (sekitar Rp54 juta) saat ini, lebih merupakan “prototipe” yang didanai oleh pengguna awal dibandingkan produk konsumen yang canggih.

Meskipun memiliki keterbatasan, Vision Pro menunjukkan potensi. Kemampuannya dalam streaming video, pekerjaan ringan, dan hiburan cukup menjanjikan, menawarkan alternatif bagi pengguna iPad tradisional yang mencari pengalaman lebih mendalam. Namun, bobot, masa pakai baterai, dan keterbatasan ketersediaan aplikasi menghambatnya.

Gurman mendesak calon pembeli untuk berhati-hati, menyoroti potensi jebakan dalam berinvestasi pada produk yang belum jadi. Dia menekankan pentingnya menunggu perbaikan perangkat lunak dan penyempurnaan perangkat keras secara substansial sebelum mempertimbangkan Vision Pro sebagai pilihan konsumen yang layak.

Share
×
tekid
back to top