×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

OutSystems Kenalkan Agentic Systems Engineering, Dorong AI Enterprise Lebih Terkontrol dan Siap Produksi

Oleh: Tek ID - Jumat, 10 April 2026 16:00

OutSystems hadirkan Agentic Systems Engineering untuk AI enterprise yang lebih aman, terkontrol, dan percepat pengembangan hingga 50%.

OutSystems Kenalkan Agentic Systems Engineering Logo Outsystems. dok. OutSystems

OutSystems memperkenalkan pendekatan baru bernama Agentic Systems Engineering untuk menjawab tantangan pengembangan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan enterprise yang semakin kompleks.

Pendekatan ini dirancang untuk membantu perusahaan membangun, mengelola, sekaligus mengembangkan sistem berbasis agen AI (agentic systems) yang tetap terkontrol, aman, dan siap digunakan di level produksi.

Seiring pesatnya adopsi AI, proses pengembangan perangkat lunak (software) kini mengalami perubahan signifikan. Munculnya berbagai tools berbasis AI memang mempercepat produksi kode, namun tidak selalu menjamin kualitas arsitektur atau kesiapan sistem untuk skala enterprise. 

Kondisi ini semakin rumit dengan keberadaan sistem lama (legacy) yang kerap menghambat inovasi.

OutSystems mencoba menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan yang menggabungkan konteks sistem yang komprehensif dengan mekanisme kontrol (guardrails) untuk memastikan setiap agen AI bekerja dalam kerangka yang terstruktur.

CEO OutSystems Woodson Martin mengatakan kebutuhan utama perusahaan saat ini bukan hanya inovasi, tetapi juga kontrol dan keamanan.

“AI membawa perubahan besar, tetapi perusahaan tetap membutuhkan kontrol, keamanan, dan kesiapan produksi. Agentic Systems Engineering hadir untuk memberikan konteks dan kontrol agar AI benar-benar memberikan dampak nyata di tingkat enterprise,” ujarnya.

Salah satu komponen utama dalam pendekatan ini adalah Enterprise Context Graph, yang memberikan pemahaman menyeluruh terhadap arsitektur sistem—mulai dari aplikasi, data, hingga workflow. 

Dengan visibilitas ini, agen AI dapat bekerja lebih efektif dalam lingkungan yang kompleks tanpa kehilangan konteks.

Selain itu, OutSystems juga menghadirkan Mentor generasi terbaru yang terintegrasi langsung dalam platform pengembangan. 

Dengan pendekatan berbasis percakapan dan integrasi ke dalam IDE, Mentor membantu developer membangun sistem dengan lebih cepat, sekaligus menjaga konsistensi arsitektur.

Pendekatan ini turut mengubah peran developer, dari sekadar penulis kode menjadi arsitek sistem yang lebih strategis. 

Berbagai tools AI pihak ketiga seperti Claude Code, OpenAI Codex, hingga Cursor juga dapat digunakan dalam ekosistem ini tanpa mengorbankan kontrol dan kepatuhan.

Sejumlah implementasi awal menunjukkan dampak signifikan. Perusahaan seperti valantic dan SRS Distribution berhasil meningkatkan produktivitas developer serta memangkas waktu pengembangan aplikasi hingga 50 persen. 

Bahkan, beberapa aplikasi dapat dirilis hanya dalam hitungan minggu.

OutSystems juga membuka peluang bagi pelanggan untuk mencoba pendekatan ini melalui program early access yang direncanakan pada kuartal kedua 2026.

×
back to top