×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

LIBRA Hadir sebagai Asisten AI Korporasi, Fokus Efisiensi Beban Administratif Perusahaan

Oleh: Tek ID - Selasa, 12 Mei 2026 14:30

ASIX, ITB, dan China Mobile meluncurkan LIBRA, platform AI enterprise untuk mempercepat transformasi digital industri Indonesia.

LIBRA Hadirkan AI Korporasi untuk Efisiensi Operasional Peluncuran LIBRA. dok. ASIX Indonesia Cerdas

PT ASIX Indonesia Cerdas bersama Institut Teknologi Bandung dan China Mobile memperkuat kolaborasi pengembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia melalui peluncuran LIBRA, platform AI enterprise yang dirancang untuk membantu perusahaan mempercepat proses kerja dan meningkatkan efisiensi operasional.

Berbeda dari pendekatan AI yang selama ini lebih banyak berfokus pada chatbot atau otomasi sederhana, LIBRA dikembangkan sebagai ekosistem kerja digital yang mampu membantu perusahaan mengelola informasi, merangkum dokumen, hingga menyederhanakan proses administratif secara aman dan real-time.

Peluncuran platform tersebut dilakukan di ITB Innovation Park, Bandung, Jawa Barat, kawasan yang juga menjadi lokasi AI Joint Lab hasil kolaborasi strategis antara Sinar Mas, China Mobile, dan ITB.

Presiden Direktur PT ASIX Indonesia Cerdas Andrie Tjioe, mengatakan LIBRA dirancang untuk menjadi mitra digital perusahaan yang mampu membantu tim bekerja lebih cepat tanpa mengorbankan keamanan data.

“LIBRA bukan sekadar alat bantu, melainkan mitra digital yang aman untuk membantu tim bekerja dengan lebih lincah, baik dalam pencarian informasi penting maupun penyederhanaan alur kerja internal,” ujar Andrie Tjioe.

Menurut dia, kehadiran AI enterprise kini semakin penting di tengah kebutuhan perusahaan untuk mengolah data dan mengambil keputusan secara cepat tanpa terbebani proses administratif yang berulang.

Kolaborasi pengembangan LIBRA juga melibatkan China Mobile JiuTian Artificial Intelligence Technology Company Limited yang menghadirkan dukungan infrastruktur AI berskala enterprise untuk memastikan stabilitas, skalabilitas, dan keamanan sistem.

Perwakilan China Mobile JiuTian Company Patrick Hu menyebut fondasi teknologi yang kuat menjadi faktor utama agar AI dapat digunakan secara aman di lingkungan korporasi.

Dari sisi akademik, perwakilan ITB Ian Josef Matheus Edward menilai LIBRA menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dapat menghasilkan solusi AI yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga relevan untuk kebutuhan industri.

Platform LIBRA sendiri dilengkapi berbagai fitur berbasis AI, mulai dari AI Assistant untuk pencarian informasi, Document Translator and Summarizer untuk merangkum dokumen dan laporan, hingga Meeting Transcription yang mampu mengubah hasil rapat menjadi catatan terstruktur secara otomatis.

Selain itu, tersedia pula fitur Image Generator, dubbing multibahasa, hingga LIBRA Business Suite yang dirancang untuk membantu efisiensi operasional di tingkat departemen perusahaan.

Kepala Biro Data dan Informasi Dewan Pertimbangan Presiden RI M. Arfan Sahib Sali Kando mengatakan kehadiran LIBRA sejalan dengan upaya memperkuat transformasi digital nasional yang aman dan berdampak nyata.

“Hari ini, dengan diluncurkannya LIBRA, kita menambah satu lagi pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia,” kata Arfan Sahib Sali Kando.

Sementara itu, CEO PT DSST Daya Mas Gemilang Marlo Budiman mengatakan pengembangan LIBRA menjadi bagian dari strategi memperkuat pilar teknologi dan infrastruktur digital nasional di tengah meningkatnya kebutuhan AI pada sektor industri.

×
back to top