Motorola Mobile PHK 190 karyawan

Pihak Motorola mengatakan kurang dari separuh timnya di Chicago di-PHK

Motorola Mobile PHK 190 karyawan

Motorola mengonfirmasi telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di kantornya di Chicago. Meski begitu perusahaan menyatakan bahwa Moto Z masih akan terus dikembangkan.

Sebelum Motorola mengumumkan hal ini, bocoran memang telah terendus. Beberapa sumber yang dekat dengan perusahaan menyatakan sebagian besar staf teknisi Motorola di Chicago telah diberhentikan.  Mulanya kabar ini berasal karyawan perusahaan yang menyatakan dirinya kehilangan pekerjaan impiannya. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Motorola perluas bisnis ke Smart TV

Motorola hadirkan Motorola One Zoom di IFA 2019

RAZR 2019 bakal jadi smartphone lipat Motorola


"Motorola Mobility (Lenovo) melakukan PHK 50 persen tenaga kerja mereka di Chicago. Hari terakhir kerja adalah 6 April 2018. Sedih... (karena) menganggap ini merupakan pekerjaan impian saya setelah saya lulus dari perguruan tinggi," katanya di situs diskusi TheLayoff.

Kepada 9to5Google, Motorola angkat bicara. Perusahaan tersebut mengatakan kurang dari separuh timnya di Chicago di-PHK, namun Moto Z masih akan terus berlanjut. Sayangnya Motorola tak merinci bagaimana nasib Moto Z di masa mendatang.

"Pada akhir 2017, Lenovo mengumumkan terkait penindakan sumber daya di seluruh dunia yang akan terjadi selama beberapa kuartal berikutnya, dan berdampak kurang dari dua persen angkatan kerja globalnya. Pemangkasan tenaga kerja minggu ini merupakan kelanjutan dari proses tersebut. Kami mengurangi operasi Motorola kami di Chicago, namun hal ini tidak mempengaruhi setengah dari jumlah tenaga kerja kami disana, dan jajaran Moto Z kami akan terus berlanjut," kata Motorola.

Salah satu sumber yang dikutip Android Police menyebutkan jumlah yang di-PHK mencapai 190 orang. Tujuan Motorola adalah menyederhanakan, menarik diri dari pasar yang kurang menghasilkan, serta fokus pada pasar utama saja. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: