MIT kembangkan kapal otonom untuk kurangi kemacetan di Amsterdam

Selain untuk mengurangi kemacetan di jalan-jalan Amsterdam dengan memindahkan sebagaian lalu lintas ke kanal, Roboats juga hadir untuk menggabungkan togkang dan sebagainya.

MIT kembangkan kapal otonom untuk kurangi kemacetan di Amsterdam Source: MIT via New Atlas

MIT baru saja meluncurkan versi terbaru dari kapal robot untuk kota Amsterdam. Sistem robot ini dimaksudkan untuk mengangkut penumpang, barang dan mungkin sampah secara otomatis di sepanjang 165 kanal kota dalam waktu dekat. Dilansir dari New Atlas (7/6), robot kapal yang diberi nama Roboats ini telah diberikan kemampuan untuk menemukan dan berlabuh satu sama lain, bahkan dalam kondisi yang sulit.

Kanal-kanal Amsterdam sudah terkenal karena keindahannya. Meskipun ia menutupi seperempat permukaan kota, sebagian besar sudah tidak digunakan secara praktis belakangan ini. Kini MIT dan Amsterdam Institute For Advanced Metropolitan Solutions (AMS Institute) tengah bekerja mengembangkan armada kapal robot yang menggunakan sensor, kamera, pendorong, pengendali dan GPS untuik menavigasi kanal secara otomatis.


BACA JUGA

Nissan uji coba robot bebek yang bisa berkeliaran di sawah

Di balik kontroversi MacDonald's dan robot-robot juru masaknya

Robot ikan bergerak lebih alami berkat teknologi darah tiruan


Selain untuk mengurangi kamecetan di jalan-jalan Amsterdam dengan memindahkan sebagaian lalu lintas ke kanal, Roboats juga hadir untuk menggabungkan togkang, panggung atau pasar makanan sementara. Selain itu, mereka dapat bertidak sebagai pengawas keliling dari infrastruktur kota dan kualitas udara dan air.

Sejauh ini, MIT menguji purwarupa sederhana di kanal Amsterdam pada tahun 2016, dan tahun 2018 tim tersebut mengembangkan versi berskala lebih besar dengan lambung cetak 3D, catu daya, antenna Wi-Fi, GPS, komputer mini, mikrokontroler, serta algoritma pelacakan lintasan mutakhir.

Versi terbaru masih memiliki ukuran yang sama, tetapi kini dilengkapi dengan algoritma LIDAR, kamera dan computer untuk menavigasi kanal. Ia juga dilengkapi algoritma dan sensor yang lebih canggih sehingga memungkinkan Roboats untuk bertemu satu sama lain dengan sangat presisi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: