×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Ascentiz Kenalkan Eksoskeleton Modular H+K di CES 2026

Oleh: Haidhar Ali Faqih - Selasa, 06 Januari 2026 16:50

Ascentiz menjalani debutnya di ajang CES 2026 dengan mempekenalkan teknologi eksoskeleton modular H+K.

Ascentiz Kenalkan Eksoskeleton Modular H+K di CES 2026 Teknologi eksoskeleton modular H+K Ascentiz. dok. Ascentiz.

Perusahaan robotika Ascentiz melakukan debut komersial global di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan memperkenalkan versi final sistem eksoskeleton modular H+K. 

Sistem H+K merupakan eksoskeleton modular yang terdiri dari dua komponen utama, yakni H (Hip) yang berfungsi membantu pergerakan pinggul dan K (Knee) yang berperan memberikan dukungan serta stabilisasi pada lutut. 

Kedua modul tersebut dapat digunakan secara terpisah maupun dikombinasikan, menyesuaikan kebutuhan aktivitas pengguna.

Perjalanan Ascentiz menuju CES 2026 dimulai dari kampanye Kickstarter pada November 2025 yang mencetak rekor. 

Proyek ini tercatat sebagai eksoskeleton dengan pendanaan tertinggi nomor satu di platform tersebut, sekaligus menempati peringkat kedelapan sepanjang sejarah dalam kategori Wearable Technology.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat pasar terhadap teknologi augmentasi manusia yang dirancang agar lebih mudah diakses dan relevan untuk penggunaan sehari-hari.

Sistem eksoskeleton Ascentiz dirancang dengan pendekatan modular, sehingga pengguna dapat menyesuaikan tingkat dan jenis dukungan sesuai aktivitas, mulai dari mobilitas harian hingga kegiatan luar ruang.

Modul Ascentiz-H (Hip Module) berfungsi membantu pergerakan pinggul dan kaki bagian atas. Modul ini menggunakan motor quasi-direct-drive bertorsi tinggi yang mampu mengimbangi beban hingga 66 pon serta meningkatkan kekuatan kaki sekitar 35 persen.

Sementara itu, Ascentiz-K (Knee Module) difokuskan pada dukungan lutut. Modul ini mengandalkan mekanisme cable-drive yang berfungsi sebagai peredam kejut, dengan kemampuan mengurangi beban benturan hingga 216 pon serta meningkatkan stabilitas berdiri hingga 35 persen.

Dengan kombinasi kedua modul tersebut, sistem H+K ditujukan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mobilitas harian, aktivitas luar ruang seperti hiking dan bersepeda, hingga pekerjaan fisik yang menuntut ketahanan tubuh.

Perangkat ini ditenagai AI motion engine yang mampu mengenali lebih dari tujuh skenario aktivitas dengan tingkat akurasi mencapai 99,5 persen. 

Sistem dapat berpindah mode dukungan dalam waktu kurang dari 200 milidetik, sehingga transisi bantuan terasa alami dan responsif.

Ascentiz menyediakan tiga mode utama, yakni EASE untuk mengurangi beban metabolik saat bergerak, ACC untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi gerak, serta TRAIN yang memberikan resistensi terkontrol untuk latihan kekuatan.

Sistem baterai eksoskeleton ini diklaim mampu memberikan bantuan hingga 12,5 mil atau sekitar 10 jam penggunaan. 

Meski dibekali teknologi canggih, keseluruhan sistem hanya berbobot 1,75 kilogram dan dapat dilipat hingga ukuran A4, sehingga mudah disimpan di ransel atau tas kabin.

Arsitektur dual-battery kelas otomotif memungkinkan jarak tempuh hingga 50 kilometer, didukung pengisian cepat 100 watt serta fitur charge-on-the-go untuk penggunaan seharian.

“Setiap peningkatan pada sistem H+K membawa kami lebih dekat pada misi kami, yaitu menghadirkan mobilitas berperforma tinggi bagi siapa pun yang ingin menjelajah lebih jauh,” ujar Founder Ascentiz, Tian Wang.

Sistem Ascentiz H+K dijadwalkan tersedia mulai Februari, dengan kisaran harga 1.000–2.000 dollar AS, tergantung konfigurasi dan modul yang dipilih.

Tag

Tagar Terkait

×
back to top