sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
Minggu, 19 Jun 2022 15:05 WIB

Kenang Internet Explorer, Insinyur ini buat makam di dunia nyata

Seorang insinyur perangkat lunak di Korea Selatan membuat makam untuk Internet Explorer tidak lama setelah Microsoft menutup peramban tersebut.

Kenang Internet Explorer, Insinyur ini buat makam di dunia nyata

Ketika perusahaan Microsoft mengumumkan penghentian dukungan untuk Internet Explorer, seorang insinyur perangkat lunak di Korea Selatan memutuskan untuk membuat makam dari peramban tersebut. Pria yang memiliki nama Jung Ki-young tersebut mengungkap, ia telah merancang dan memesan batu nisan untuk browser sebelum tanggal resmi penutupan diumumkan. 

Berdasarkan laporan dari Reuters, Jung menghabiskan uang sekitar 430.000 won atau setara Rp 4,9 juta untuk memesan batu nisan Internet Explorer. Tugu peringatan ini menampilkan logo ikon IE yang berisi epitaf berbahasa Inggris yang berisi “Ia dulu sebuah perangkat yang baik untuk mengunduh peramban lain,” sebagaimana dikutip dari Engadget (19/6). 

Lebih lanjut, Jung menyebut, peringatan tersebut dibuat untuk memperingati Internet Explorer yang telah berjasa besar bagi karirnya. Meski demikian, ia mengatakan hal ini juga terinspirasi dari hubungan benci tapi cinta yang dirasakan Jung dengan salah satu browser internet tersebut. 

“Itu (Internet Explorer) menyebalkan, tapi saya menyebutnya hubungan cinta-benci karena Explorer sendiri pernah mendominasi sebuah era,” ujar Jung. 

Jung menambahkan, untuk memastikan situs dan aplikasi yang dia buat bisa berjalan di Internet Explorer memerlukan waktu yang lebih lama daripada peramban lainnya, seperti Chrome dan Firefox. Namun para pelanggan jasanya tetap meminta untuk memastikan situs website mereka terlihat bagus di Internet Explorer. 

Sementara itu, meski telah menutup Internet Explorer, pihak Microsoft mengungkap masih berencana untuk mendukung Internet Explorer dalam beberapa konteks. Pasalnya, di sebagian negara, seperti Jepang dan Korea, peramban tersebut menjadi setelan utama untuk browser website pada komputer administrasi pemerintahan dan bisnis. 

Batu nisan yang dibuat Jung ini viral di media sosial setelah diletakkan di atap kafe milik saudaranya di kota Gyeongju, Korea Selatan. Jung beralasan, ini merupakan sebuah bahan candaan untuk menandai peringatan tutupnya peramban Internet Explorer.

Share
×
tekid
back to top