Infobip Luncurkan AgentOS, Platform AI untuk Otomatisasi Komunikasi Pelanggan Skala Besar
Infobip luncurkan AgentOS, platform AI untuk otomatisasi komunikasi pelanggan lintas kanal secara real-time dan terintegrasi.
Infobip luncurkan AgentOS, platform AI untuk otomatisasi komunikasi pelanggan. dok. Infobip
Infobip memperkenalkan AgentOS, platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mengorkestrasi komunikasi pelanggan secara otomatis dan terintegrasi.
Peluncuran ini menandai transformasi Infobip dari penyedia layanan komunikasi menjadi intelligent orchestration layer di era AI.
AgentOS dibangun di atas teknologi AI Agents milik Infobip dan dirancang untuk memungkinkan interaksi pelanggan yang lebih otonom, kontekstual, serta berorientasi pada tujuan bisnis.
Platform ini menggabungkan data pelanggan, kanal komunikasi, dan proses bisnis dalam satu ekosistem terpadu, sehingga perusahaan dapat beralih dari pendekatan kampanye statis menuju pengalaman pelanggan yang lebih dinamis.
- Cisco dan NVIDIA Kembangkan Secure AI Factory, Percepat Implementasi AI dari Data Center hingga Edge
- Kaspersky Ingatkan Bahaya Interaksi Berlebihan dengan AI, Berdampak pada Mental dan Keamanan Pengguna
- OutSystems Jadi Leader AI Agent Builders G2 2026, Catat NPS 95 dan Kepuasan Pengguna Nyaris Sempurna
- Hitachi Vantara Perkuat Hitachi iQ, Dorong Implementasi Agentic AI yang Aman dan Siap Produksi
Dalam implementasinya, AgentOS menyatukan fungsi pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan dalam satu platform AI-native.
Integrasi ini memungkinkan perusahaan mengurangi ketergantungan pada berbagai sistem terpisah, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas interaksi pelanggan.
Chief Innovation Officer Infobip Krešo Žmak menjelaskan AgentOS dirancang sebagai pusat kendali untuk seluruh interaksi berbasis AI.
“AgentOS merupakan lapisan kontrol di mana AI agents, data, kanal komunikasi, dan intent pelanggan terintegrasi untuk menentukan langkah berikutnya dalam setiap interaksi,” ujarnya.
Ia menambahkan platform ini memungkinkan AI agents beroperasi secara otonom di berbagai kanal komunikasi seperti SMS, RCS, email, WhatsApp, hingga voice, serta mampu menyesuaikan konten dan waktu pengiriman secara real-time sesuai konteks pelanggan.
Salah satu keunggulan utama AgentOS adalah pendekatan human-in-the-loop, di mana AI digunakan untuk menangani skala dan efisiensi, sementara manusia tetap terlibat dalam pengambilan keputusan kompleks serta penyempurnaan performa sistem.
Platform ini juga dirancang untuk menjawab tantangan implementasi AI di level enterprise, seperti fragmentasi data dan rendahnya tingkat adopsi ke tahap produksi.
Dengan arsitektur yang terintegrasi, AgentOS memungkinkan implementasi AI yang lebih aman, terukur, dan dapat dioperasionalkan secara luas di seluruh organisasi.
Dari sisi teknologi, AgentOS dilengkapi komponen modular seperti Model Context Protocol (MCP), open API, dan antarmuka pengguna yang intuitif, sehingga dapat diintegrasikan dengan sistem lama maupun digunakan sebagai solusi mandiri.
Selain itu, platform ini juga mendukung berbagai skenario penggunaan, mulai dari peningkatan pengalaman pelanggan hingga otomatisasi proses bisnis, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan kepatuhan.









