sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
Senin, 20 Apr 2020 14:02 WIB

GrabExpress meningkat 40%, UMKM merasa terbantu dengan fiturnya

Pengiriman menggunakan GrabExpress meningkat hingga 40% yang dilakukan oleh social seller sebagai sarana pengantar produk UMKM mereka di tengah masa pandemi virus corona.

GrabExpress meningkat 40%, UMKM merasa terbantu dengan fiturnya
Source: Grab

International Monetary Fund (IMF) dan World Bank memperkirakan bahwa perekonomian Indonesia masih dapat bertahan dan tumbuh positif di tengah pandemi virus corona. Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya pengiriman menggunakan layanan GrabExpress hingga 40% yang dilakukan oleh social seller sebagai sarana pengantar produk UMKM mereka. Di tengah masa yang penuh tantangan ini, pelaku UMKM beradaptasi dengan mengalihkan usahanya ke model online.

Pemilik apotek E-Medica di Surabaya, Ratno Sanjoko mengaku gerai apotek yang ia miliki mengalami peningkatan hingga 60%. Hal ini mengingat banyaknya masyarakat yang mulai sadar akan pentingnya kesehatan. Produk seperti suplemen, masker, vitamin dan hand sanitizer merupakan yang paling banyak dibeli di apoteknya melalui GrabExpress.

"Biasanya pesanan melalui GrabExpress cuma tiga kali sehari, tetapi sekarang jadi bisa hampir setiap jam. Banyak pelanggan yang tidak mau keluar rumah untuk membeli barang-barang, obat atau vitamin sehingga banyak yang menggunakan GrabExpress untuk membeli dan mengirim,” kata Ratno.

Fitur Nalangin yang dimiliki GrabExpress juga sangat membantu Ratno. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk meminta mitra pengantaran GrabExpress membayarkan terlebih dahulu barang yang dibeli dengan nominal maksimal Rp200.000. Pelanggan akan mengganti uang mitra pengemudi setelah barang diantar secara tunai atau melalui OVO.

Ketika usaha lain memangkas karyawannya karena masalah finansial perusahaan, Ratno justru menambah tenaga kerja lepas di apoteknya.

Tidak hanya apotek E-Medica, usaha penyewaan balon dan peralatan acara milik Fauzia Yusuf di Makassar dan usaha busana muslim Qanita Project di Medan merasa terbantu oleh mitra GrabExpress. Meskipun bisnis keduanya tidak seramai sebelum pandemi datang, Fauzia dan Qanita tetap bersyukur bisnis mereka masih bisa berjalan dengan bantuan pengantaran GrabExpress.

“Pesanan memang tidak sebanyak biasanya, tapi saya tetap buka dan siap mengerjakan pesanan dari pelanggan yang masih membutuhkan jasa saya. Hingga saat ini masih lumayan banyak,” ujar Fauzia.

Di samping itu, usaha makanan lah yang paling sensitif di masa pandemi ini. Produk yang merupakan kebutuhan banyak orang ini dikhawatirkan orang-orang berisiko menularkan Covid-19. Fitri Saniatul Hasanah pemilik Vidikitchen bahkan sempat ingin menutup bisnisnya sementara. Namun, untungnya niat itu ia urungkan.

"Tapi saya sadar bahwa ada orang lain yang nasibnya bergantung kepada saya, contohnya pegawai saya dan juga pengemudi GrabExpress yang membantu mengirimkan makanan untuk pelanggan saya,” ujar Fitri. Dengan fitur Kirim ke Banyak Tujuan & Banyak Pemesanan Sekaligus, Fitri bisa mengirimkan hingga ke 5 alamat dalam 1 pesanan dan memesan hingga 10 mitra pengemudi dalam waktu yang bersamaan.

Neneng Goenadi selaku Managing Director Grab Indonesia, menjelaskan “Di masa yang sulit seperti saat ini, kami sadar bahwa berhenti berusaha bukanlah jawaban. Oleh karena itu saya sangat kagum melihat semangat yang dimiliki oleh para pegiat UMKM di Indonesia yang terus melanjutkan bisnisnya bukan hanya untuk mereka sendiri tapi juga untuk orang lain.

Dengan terus berjalannya UMKM, Neneng mengatakan roda perekonomian Indonesia yang terus berputar dapat terjaga hingga bisa mengembalikan kestabilan ekonomi nantinya setelah pandemi ini berlalu.

Tag
Share
×
tekid
back to top