sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
Jumat, 03 Apr 2020 15:14 WIB

4 upaya Facebook lawan corona

Facebook, perusahaan besar milik Mark Zuckerberg ini menjadi salah satu perusahaan yang gencar menggalakkan upayanya untuk memerangi Covid-19 dari segi penyebaran informasi.

4 upaya Facebook lawan corona
Source: Marketingland

Upaya memberantas virus corona dengan memutus rantai penularannya memerlukan kontribusi dari berbagai pihak. Dari mulai instansi pemerintah, ahli medis, masyarakat, hingga perusahaan platform digital. Facebook, perusahaan besar milik Mark Zuckerberg ini menjadi salah satu perusahaan yang gencar menggalakkan upaya untuk memerangi Covid-19 dari segi penyebaran informasi.

Facebook berfokus pada empat visi di antaranya, memastikan semua orang memiliki informasi yang akurat, memutus rantai misinformasi dan konten berbahaya, memberikan dukungan bagi tenaga kesehatan dan upaya bantuan, serta mendukung pemerintah daerah, komunitas, dan pemilik bisnis.

Memastikan semua orang memiliki informasi yang akurat

Sebelumnya Facebook dan anak aplikasinya, Instagram dan Whatsapp, telah memberikan akses pintas kepada pengguna agar lebih mudah menerima informasi seputar Covid-19. Facebook dan Instagram memiliki fitur pop-up pada halaman utamanya yang mengarah ke sumber resmi terkait Covid-19. Dalam hal ini, mereka bekerjasama dengan World Health Organization (WHO) dan UNICEF sebagai pemberi sumber informasi. Arahan pemerintah kepada masyarakat untuk social-distancing juga mendorong Instagram mengajak penggunanya melakukan hal tersebut dengan membuat stiker Instagram Di Rumah Aja.

Di samping itu, Whatsapp meluncurkan WhatsApp Coronavirus Information Hub sebagai sarana komunikasi untuk memberikan panduan praktis dan sederhana kepada pengguna di seluruh dunia untuk mengurangi penyebaran rumor dan terhubung dengan informasi kesehatan yang lebih akurat. Di Indonesia, Whatapp memiliki chatbot U-Report yang bekerjasama dengan UNICEF. Fungsinya sama dengan fitur lainnya, untuk memberikan informasi terpercaya kepada masyarakat.

Tampilan Instagramtampilan situs resmi Covid-19

Memutus rantai misinformasi dan konten berbahaya

Upaya awal Facebook dalam memberantas informasi hoaks seputar corona adalah dengan merekrut pihak ketiga sebagai tim pengecek fakta. Hal ini tidak hanya dilakukan di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Facebook ataupun Instagram akan menghapus konten yang sudah dipastikan tidak benar dan memperingatkan akun tersebut.

Facebook juga sempat melarang seluruh iklan dan perdagangan yang berkaitan dengan Covid-19 mengingat banyaknya produk kesehatan yang mengklaim dapat menghindari konsumen dari tertular virus corona.

Memberikan dukungan bagi tenaga kesehatan dan upaya bantuan

Beberapa waktu lalu, Facebook bersama UNF/WHO melakukan penggalangan dana yang terkumpul hingga USD10 juta. Dana tersebut didonasikan untuk penanganan Covid-19 melalui Yayasan CDC. Perusahaan Zuckerberg ini juga akan menyediakan dukungan finansial untuk membantu WHO dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani pandemi Covid-19.

Kabarnya, Whatsapp juga telah menyumbang USD1 juta kepada International Fact-Checking Network (IFCN) milik Poynter Institute yang akan membantu mereka mengecek fakta dalam aliansi #CoronaVirusFacts.

Mendukung pemerintah daerah, komunitas, dan pemilik bisnis

Facebook telah menjadi platform bagi pemerintah menyebarkan informasi. Sejumlah ruang iklan telah digratiskan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mendorong segala informasi tentang COVID-19.

Selama masa karantina ini, bisnis kecil merasa paling dirugikan karena selain tidak dapat memproduksi apa yang dijual, mereka juga tidak mendapatkan konsumen seperti biasanya. Maka dari itu, perusahaan mengalokasikan USD100 juta untuk membantu 30.000 UMKM di seluruh dunia. Pengalokasian dana ini akan dilakukan di 30 negara di mana termasuk Indonesia. Detail informasi ini lebih lanjut akan diumumkan Facebook sesegera mungkin.

Share
back to top