sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
Minggu, 29 Nov 2020 11:01 WIB

WD My Passport SSD, penyimpanan portabel yang super kencang

Menggunakan SSD NVMe dan konektor USB Type-C 3.2 Gen 2, WD menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi di WD My Passport SSD.

WD My Passport SSD, penyimpanan portabel yang super kencang

Penyimpanan eksternal saat ini menjadi salah satu andalan para pengguna laptop. Soalnya, para pengguna bisa mendapatkan sebuah penyimpanan tambahan tanpa harus mengotak-atik bagian internal dari laptop mereka.

Tapi, jika berbicara mengenai penyimpanan eksternal, kebanyakan orang masih menggunakan solusi penyimpanan eksternal berbasis HDD, atau paling canggih menggunakan SSD SATA. Masalahnya adalah kecepatan transfer datanya yang cukup terbatas.

Soalnya, saat ini semakin banyak konten kreator yang memilih menggunakan laptop dan penyimpanan eksternal untuk mengedit video. Nah, melihat semakin banyak pengguna laptop yang menginginkan penyimpanan eksternal, WD baru saja memperkenalkan WD My Passport SSD, yang menggunakan SSD NVMe yang super cepat.

Nah, pada kesempatan kali ini, tim Tek.id berkesempatan untuk mencoba merasakan secepat apa sih penyimpanan eksternal ini. Kami mendapatkan sampel yang memiliki kapasitas 1TB, dan hadir dalam dua besaran penyimpanan lain yakni 500GB dan 2 TB.

Klaim WD adalah SSD ini mampu memiliki kecepatan transfer hingga 1050 MB/s. Mereka yakin dapat mencapai kecepatan ini dikarenakan WD My Passport SSD ini sudah menggunakan USB Type-C 3.2 Gen 2.

Secara teori, protokol USB baru ini dapat melakukan transfer data hingga 40Gb/s. Namun dalam skenario dunia nyata, biasanya kecepatannya akan sedikit lebih lambat dari klaim tersebut.

Kami pun penasaran, WD menggunakan seri mana untuk penyimpanan eksternal ini. Kami tidak dapat membuka casing dari perangkat ini, dan memilih mencari melalui software. Sayangnya, di beberapa software yang kami coba, tak terlihat mereka menggunakan seri SSD NVMe yang mana. Tapi, menurut perkiraan kami, WD menggunakan jajaran WD Blue untuk perangkat ini.

Untuk melakukan pengetesan, kami menggunakan beberapa perangkat berbeda. Yang pertama menggunakan PC yang memiliki USB 3.2 Gen 2 serta menggunakan beberapa laptop untuk mendapatkan banyak data.

Dan untuk software pengujian, kami menggunakan Crystal Disk Mark dan menggunakan Blackmagic Disk Speed Test. Selama pengujian, kami mendapatkan kecepatan read maksimal di angka 972MB/s dan untuk write maksimal 946MB/s untuk Crystal Disk Mark.

Beralih ke Blackmagic Disk Speed Test, dalam pengujian, kami mendapatkan kecepatan write maksimal di 735,3MB/s, dan read ada di angka 825,2MB/s. Kecepatan ini memang tidak dapat mencapai apa yang dijanjikan oleh WD, namun setidaknya masih ada di angka 80% hingga 90% dari apa yang dijanjikan.

Oh iya, kalau laptop atau komputer kalian tidak memiliki USB Type-C, kalian tak perlu khawatir. Soalnya, dalam paket penjualan, WD memberikan adaptor dari USB Type-C ke Type-A. Tapi, kalian akan mendapatkan kecepatan yang sedikit lebih lambat jika dibandingkan saat menggunakan Type-C.

Untuk Crystal Disk Mark menggunakan USB 3.0 type-A, kami mendapatkan kecepatan maksimal 915MB/s dan untuk write maksimal 922MB/s. Sementara untuk Blackmagic Disk Speed Test, kami mendapatkan kecepatan write maksimal di 725,7MB/s, dan read ada di angka 808,9MB/s.

Untuk pengalaman penggunaan secara langsung, kami mencoba melakukan editing video dimana datanya ada di WD My Passport SSD. File yang kami edit merupakan video 4K 60fps. Kami pun tidak mengalami masalah saat scrubbing video meski mengedit dengan kualitas full frame.

So, bagaimana kesimpulannya? Untuk sebuah penyimpanan eksternal SSD NVMe, WD My Passport SSD sangat cocok bagi kalian yang menginginkan sebuah penyimpanan eksternal yang sangat cepat.

Selain itu, bagi para konten kreator, SSD ini pun memiliki kestabilan transfer rate sehingga meski digunakan untuk mengedit video secara langsung, tidak ada kendala apapun selama pengeditan.

Dan soal harga, WD My Passport SSD 1TB di Indonesia dijual hanya seharga Rp2.999.000 saja. Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk membelinya?

75
WD My Passport SSD
 
Keunggulan
  • Kencang
  • Bentuk ringkas
 
Kekurangan
  • Harga cukup tinggi

 

Share
×
tekid
back to top