Advan G2 Pro, harga sejutaan bisa main PUBG lite

Hadir dengan RAM 3GB dan penyimpanan 32GB, Advan mengklaim G2 Pro mampu menjadi pesaing smartphone lain di kelas yang sama.

Advan G2 Pro, harga sejutaan bisa main PUBG lite (Foto: Tek.id)

RAM menajdi pilihan pengguna sebagai salah satu pertimbangan sebelum membeli smartphone. Seiring waktu, RAM dengan jumlah kapasitas yang tinggi bahkan mampu memikat pengguna karena dinilai bisa memberikan performa smartphone yang lancar. Hal inilah yang mendasari Advan menghadirkan smartphone dengan RAM tinggi di kelasnya.

Hadir dengan RAM 3GB dan penyimpanan 32GB, Advan mengklaim G2 Pro mampu menjadi pesaing smartphone lain di kelas yang sama. Berikut ulasan Tek.id tentang Advan G2 Pro.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Advan resmikan G30 Pro didukung RAM 4GB

Advan kenalkan G2 Pro, smartphone kelas entry anti lag

Advan s50 Prime tawarkan dukungan jaringan yang stabil


Tampilan lega

Tampilan Advan G2 Pro tak ubahnya ponsel Advan yang lain. Meski vendor lainnya berlomba-lomba menggunakan poni, Advan betah menawarkan layar tanpa poni untuk G2 Pro. Namun demikian, layarnya memiliki bentang lega hingga 6 inci sehingga mampu mengakomodir pengguna untuk menonton konten dalam tampilan layar yang luas. Hanya saja, bezelnya cukup tebal sehingga tampilannya terlihat kurang kekinian.

Layarnya sendiri berjenis IPS dengan dukungan resolusi HD+ dan aspek rasio 18:9. Tampilannya didukung antarmuka IDOS9.42 berbasis Android Pie 9. Ponsel ini berbeda dengan vendor lain, dimana dokumen fotonya langsung terintegrasi dengan Google Photo. Pengguna juga tak akan menemukan aplikasi galeri, karena semua file dikumpulkan dalam aplikasi File besutan Google.

Tampak belakang, smartphone ini dihiasi lensa ganda dan lampu LED flash. Warna case-nya agak kekinian dengan efek gradien biru. Penempatan tombolnya tampak umum, dimana tombol power dibuat sejajar dengan tombol volume. Menariknya adalah penempatan port USB untuk mengakomodir pengisian baterai. Port itu diposisikan di atas ponsel. Padahal kini mayoritas smartphone memiliki port USB di bawah ponsel. 

Begitu pula dengan jack audio 3,5mm yang diposisikan di atas ponsel. Di bawah ponselnya sendiri hanya tersedia speaker dan mikrofon untuk bertelepon. Kualitas audionya sendiri terbilang standar dengan tingkat volume biasa.

Pengalaman main PUBG di Advan G2 Pro

Smartphone ini hadir dengan chipset octa-core dengan clock 1,6 GHz yang dikombinasikan dengan RAM 3GB. Sebagai smartphone sejutaan, tampaknya memang wajar jika ponsel ini hanya mengandalkan RAM tanpa topangan chipset yang tinggi. Namun demikian, performanya masih bisa diajak untuk menjalankan berbagai perintah ringan hingga cukup berat.

Saya mencoba menjalankan gim PUBG di Advan G2 Pro. Pertama kali saya instal PUBG versi reguler. Sayangnya ini tak bisa dijalankan meski berhasil diunduh. Lain cerita dengan PUBG Lite yang saya unduh dalam versi APK. 

Saat Advan G2 Pro digunakan untuk menjalankan gim PUBG Lite, secara umum performanya bisa berjalan dengan baik. Grafisnya masih cukup nyaman terlihat dan berjalan dengan baik tanpa lagging. Layarnya pun cukup responsif diajak bermain, begitu pula dengan tombolnya saat digunakan untuk memberikan perintah. Untuk ponsel kelas entry-level, tombol virtual di PUBG Lite saat dimainkan di Advan G2 Pro, lumayan enak dijalankan. 

Kekurangannya adalah tak adanya dukungan gyroscope yang memunginkan saya untuk mengarahkan tampilan gim hanya dengan menggerakkan ponsel. Padalah sebenarnya fitur itu juga tersedia di PUBG Lite. Selain itu, Advan G2 Pro terasa mudah panas saat diajak memainkan gim populer ini. Peningkatan suhu juga terasa ketika smartphone diajak memainkan gim lainnya. Bahkan terkadang peningkatan suhu terjadi ketika saya memotret gambar dalam waktu cukup lama. 

Soal daya tahan baterainya, ponsel ini bisa bertahan selama 6 jam 5 menit berdasarkan pengujian aplikasi PCMark. Baterainya sendiri berkapasitas 3.300 mAh. Saat diajak bermain gim adventure selama 30 menit, baterainya berkurang sekitar 6%. 

Sementara itu, saat diajak bermain gim moba seperti PUBG Lite, baterainya terkuras sekitar 8%. Dengan kata lain, smartphone ini bisa berjalan hingga 7-8 jam untuk bermain gim secara terus menerus. Sayangnya peningkatan suhu saat diajak bermain gim, terasa cukup mengganggu. Alasannya saat bermain gim PUBG Lite selama 30 menit, suhunya meningkat dari 35 derajat menjadi paling tinggi - 42 derajat. 

Dari pengalaman tersebut, saya kira smartphone ini kurang cocok untuk gamer-gamer kompetitif karena Advan G2 Pro hanya bisa menerima dua input persamaan. Sementara gamer kompetitif bisa menggunakan empat jari sekaligus untuk bermain PUBG, misalnya. 

Memang, smartphone ini tak ditujukan untuk para gamer sehingga terasa wajar jika tak bisa optimal diajak memainkan gim berat. Sementara untuk penggunaan wajar, smartphone ini masih bisa diandalkan. 

Fitur keamanannya dijalankan dengan pemindai wajah. Tak ada pemindai sidik jari sebagai alternatif tambahan. Pengalaman saya menggunakan fitur ini di Advan G2 Pro, cukup nyaman dijalankan meskipun membutuhkan waktu cukup lama untuk pemindaian. 

Kamera berfitur bokeh 

Advan G2 Pro hadir dengan kamera utama ganda beresolusi 13MP dan 2MP untuk mengakomodir efek bokeh. Untuk mempercantik gambar, Advan juga menyematkan sejumlah fitur pendukung fotografi seperti efek beauty. Hasilnya, foto jepretan Advan G2 Pro cukup bisa diandalkan untuk smartphone sejutaan. Warna dan kontrasnya terlihat bagus. Sayangnya detilnya kurang tajam, apalagi ketika gambar diperbesar. 

Hasil serupa juga terlihat saat smartphone ini digunakan untuk memotret objek di luar ruangan. Warnanya bisa ditangkap dengan baik sehingga nyaman dilihat. Sekilas gambarnya tampak menawan untuk ponsel sejutaan, namun lagi-lagi detilnya kurang tajam.

Smartphone ini menyediakan fitur bokeh dalam tab khusus di aplikasi kamera. Sayangnya fitur ini terkadang agak sulit diaplikasikan. Lain halnya ketika mengaplikasikan fitur yang sama (Potrait) di kamera depannya. Namun kamera G2 Pro membutuhkan waktu cukup lama untuk menghasilkan foto selfie berlatar belakang blur.

Kamera depannya sendiri didukung resolusi 5MP. Foto selfie saya menggunakan kamera Advan G2 Pro tampak agak pucat baik saat foto di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Kontras warnanya kurang tajam sehingga tampak pucat. Detilnya juga kurang tajam sehingga tekstur objek tak begitu jelas terlihat.

Review Advan G2 Pro

Menariknya Advan menyediakan sejumlah stiker untuk membuat foto selfie tampak unik. Stiker ini bisa digunakan baik untuk kamera depan maupun kamera belakangnya. Tak hanya itu, stiker ini pun bisa diaplikasikan untuk kebutuhan video.

Secara keseluruhan, fitur kamera Advan G2 Pro memang terbilang cukup untuk ponsel sejutaan. Meski detilnya kurang tajam, gambarnya masih nyaman dipandang mata.

Kesimpulan

Untuk smartphone sejutaan, Advan G2 Pro bisa jadi andalan, utamanya di sisi performa. Pasalnya diajak bermain gim berat saja, masih bisa dijalankan apalagi hanya digunakan untuk aktivitas wajar seperti berselancar di internet dan media sosial. 

 
Advan G2 Pro
Bagus ...
  • Layar lega
  • Kamera lumayan bagus
  •  
Kurang ...
  • Detil gambar kurang tajam
  • Agak hangat saat main gim
  •  
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: