Motor Razr 2 punya delapan sensor agar penggunaan lebih mudah

Delapan sensor sentuh di sepanjang sisi ponsel tentu saja dapat menimbulkan beberapa masalah. Misalnya, mungkin akan mudah memicu sensor secara tidak sengaja.

Motor Razr 2 punya delapan sensor agar penggunaan lebih mudah Source: Digital Trends

Motorola memamerkan ponsel lipat pertamanya dalam wujud Motorola Razr terbaru. Menurut paten ponsel yang pertama kali ditemukan Let’s Go Digital, perangkat ini diprediksi menggunakan delapan sensor sentuh di hampir seluruh sisinya.

Beragam sensor ini bisa sangat membantu dalam menggunakan ponsel sehari-hari, ia akan bekerja secara berbeda tergantung pada apakah Razr dalam posisi terbuka atau tertutup.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Oppo jadi yang pertama gunakan Snapdragon 865

Apple resmi beli bisnis modem ponsel Intel

Tiongkok manfaatkan pemindaian wajah untuk daftar layanan ponsel


Ketika ponsel terbuka, sensor bermanfaat untuk meluncurkan beberapa aplikasi yang paling sering digunakan. Ketika ditutup, kumpulan sensor dapat digunakan untuk memicu hal-hal seperti Google Assistant. Kombinasi sensor sentuh tersebut dapat mengaktifkan 20 fungsi dan gestur gerakan yang berbeda.

Motorola Razr versi baru bukanlah ponsel pertama yang menawarkan sensor sentuh di sepanjang tepian ponsel. HTC dan Google memiliki ponsel yang dapat memicu Google Assistant ketika pengguna menekan ujungnya – meski fitur ini hampir tidak semutakhir sensor sentuh Razr.

Memiliki delapan sensor sentuh di sepanjang sisi ponsel tentu saja dapat menimbulkan beberapa masalah. Misalnya, mungkin akan mudah memicu sensor secara tidak sengaja hanya dengan memegang ponsel.

Tentu saja, seperti pengarsipan paten apa pun, ada kemungkinan jika teknologi ini tidak akan pernah hadir untuk masyarakat luas pada Rarz. Dengan demikian, versi final ponsel Motorola Razr kemungkinan memiliki fitur yang berbeda. Sebagai informasi, desain lipat memungkinkan Razr sangat mirip dengan ponsel kebanyakan, dan akan lebih mudah dimasukkan ke dalam saku ketika ditutup. Demikian dilansir dari Digital Trends (25/11).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: