×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

NTT DATA Luncurkan AI Agent untuk Kelola Infrastruktur Multivendor Secara Real-Time

Oleh: Tek ID - Selasa, 12 Mei 2026 16:15

NTT DATA meluncurkan AI agent untuk mengelola infrastruktur multivendor perusahaan secara real-time dan lebih efisien.

NTT DATA Luncurkan AI Agent Kelola Infrastruktur Multivendor Ilustrasi AI Agents. dok. NTT Data

NTT DATA meluncurkan Software Defined Infrastructure (SDI) Services Agent, layanan berbasis agentic AI yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola infrastruktur teknologi berskala besar secara lebih otomatis, real-time, dan efisien.

Solusi terbaru ini dikembangkan untuk menjawab tantangan perusahaan modern yang kini harus mengelola lingkungan TI semakin kompleks, mulai dari jaringan, pusat data hybrid, keamanan siber, hingga digital workplace yang melibatkan banyak vendor sekaligus.

Berbeda dari asisten AI konvensional yang umumnya hanya bekerja dalam satu ekosistem vendor, SDI Services Agent milik NTT DATA dirancang untuk bekerja lintas lingkungan multivendor dengan pendekatan berbasis multi-agent AI.

Teknologi tersebut memungkinkan perusahaan memantau, menganalisis, hingga mengoptimalkan infrastruktur TI melalui perintah bahasa alami atau natural language prompts.

Melalui pendekatan tersebut, perusahaan disebut dapat memperoleh visibilitas real-time, analisis prediktif, hingga rekomendasi berbasis AI untuk mempercepat pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah operasional.

Vice President IDC Chris Barnard mengatakan model layanan infrastruktur tradisional mulai sulit mengikuti kebutuhan perusahaan yang semakin terdorong oleh AI dan otomatisasi.

“Pendekatan berbasis agentic AI memungkinkan pemimpin infrastruktur keluar dari model pemeliharaan tradisional dan mulai berfokus pada hasil bisnis dalam skala besar,” ujar Barnard.

NTT DATA menyebut SDI Services Agent bekerja layaknya digital twin bagi operasional TI perusahaan. 

Sistem ini dapat memantau kondisi infrastruktur secara terus-menerus dengan memanfaatkan data telemetri langsung, konteks historis, serta kebijakan keamanan untuk mengambil tindakan yang aman dan tetap terkendali.

Meski berbasis AI otonom, NTT DATA menegaskan kendali akhir tetap berada di tangan manusia untuk memastikan aspek keamanan dan tata kelola tetap terjaga.

Global Head Infrastructure Solutions NTT DATA Dilip Kumar mengatakan kebutuhan terhadap infrastruktur AI enterprise kini menjadi faktor pembeda utama dalam transformasi digital perusahaan.

“Seiring organisasi mempercepat adopsi AI, fondasi infrastruktur yang aman dan pengalaman layanan agentic berbasis percakapan menjadi pembeda strategis bagi bisnis,” kata Dilip Kumar.

Selain membantu meningkatkan ketahanan sistem dan efisiensi operasional, layanan tersebut juga diklaim mampu menekan biaya operasional dan mempercepat time-to-value bagi tim TI yang mengelola infrastruktur berskala besar.

NTT DATA juga menyematkan fitur analisis keberlanjutan yang membantu perusahaan memahami dampak lingkungan dari aset infrastruktur yang mereka gunakan.

Peluncuran layanan ini sejalan dengan tren adopsi AI global yang semakin mengarah pada integrasi AI di level infrastruktur inti perusahaan, bukan sekadar fitur tambahan pada aplikasi.

Dalam laporan Global AI Report milik NTT DATA, sekitar 34,5 persen pemimpin perusahaan disebut kini lebih memilih membangun ulang aplikasi inti dengan kemampuan AI terintegrasi dibanding hanya menambahkan fitur AI di permukaan sistem.

×
back to top