CEPR Digitalisasi Operasional Pembangkit, IBM Maximo Perkuat Keselamatan dan Keandalan Energi
CEPR digitalisasi operasional pembangkit dengan IBM Maximo, tingkatkan keselamatan, efisiensi, dan keandalan energi nasional.
Sarana pembangkit milik Cirebon Energi Prasarana. dok. IBM
Cirebon Energi Prasarana (CEPR) mengambil langkah strategis dalam memperkuat keselamatan kerja sekaligus meningkatkan keandalan operasional pembangkit listrik melalui implementasi IBM Maximo.
Transformasi ini menandai percepatan digitalisasi di sektor energi, khususnya dalam pengelolaan aset dan sistem keselamatan berbasis teknologi.
Dalam implementasinya, CEPR memanfaatkan kapabilitas Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) dari IBM Maximo yang mencakup pengelolaan isolasi energi, perencanaan keselamatan, hingga sistem Izin Kerja (Permit to Work/PTW) yang terintegrasi secara digital.
Sistem ini memungkinkan proses operasional berjalan lebih terstruktur sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan industri.
- Program DEWY 3.0 Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Digitalisasi
- Smart Hospital Jadi Keniscayaan, Potensi Efisiensi Energi Rumah Sakit hingga 20 Persen
- Kingston Perkuat Solusi Memori untuk Industri, Dukung Lonjakan Smart Infrastructure dan IoT di Indonesia
- F5 Perkuat Platform Keamanan dan Aplikasi, Dorong Adopsi AI Lebih Aman di Tengah Kompleksitas IT
Langkah ini menempatkan CEPR sebagai salah satu pembangkit listrik pertama di Indonesia yang mengoperasikan sistem izin kerja dan isolasi energi berbasis digital dalam skala besar.
Implementasi tersebut dilakukan bersama Cohesive, mitra bisnis di bawah Bentley Systems, sekaligus menjadi tonggak penting modernisasi operasional pembangkit listrik nasional.
Keunggulan sistem ini terlihat saat CEPR menjalankan pemeliharaan menyeluruh selama 47 hari pada unit pembangkit ultra-supercritical berkapasitas 1.000 MW.
Dalam periode tersebut, ribuan aktivitas kerja, ratusan kontraktor, serta pengelolaan izin kerja dalam jumlah besar harus dikendalikan dalam waktu terbatas. Alur kerja digital dari Maximo memungkinkan seluruh proses berlangsung aman, terkoordinasi, dan selesai tepat waktu.
“Keberhasilan implementasi IBM Maximo menunjukkan peran penting platform digital dalam meningkatkan keselamatan, keandalan, serta kinerja operasional pada infrastruktur vital,” ujar Catherine Lian, General Manager and Technology Leader ASEAN IBM.
Dari sisi internal, CEPR menilai sistem ini membawa perubahan mendasar dalam pengelolaan operasional.
“IBM Maximo telah mengubah cara CEPR menjaga keselamatan dan operasional pembangkit, khususnya dalam kegiatan pemeliharaan skala besar,” kata Andy Saputra, ICT Manager CEPR.
Ia menambahkan, integrasi pengelolaan aset, keselamatan, dan alur kerja dalam satu sistem terpusat memungkinkan perusahaan menetapkan standar baru bagi sektor energi nasional.
“Dengan sistem yang terpusat dan cerdas, CEPR menetapkan standar baru bagi sektor energi di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Business Development Director ASEAN Cohesive Seno Hardijanto mengatakan kolaborasi ini menjadi contoh penerapan solusi digital secara menyeluruh pada infrastruktur energi.
“Kami bangga dapat bekerja sama dengan CEPR dalam mengadopsi pendekatan dan solusi digital secara menyeluruh,” katanya.
Transformasi ini sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan energi, meningkatkan keselamatan industri, serta mempercepat digitalisasi infrastruktur vital.
Sektor energi sendiri menjadi salah satu penopang utama ekonomi Indonesia, dengan kontribusi hampir 10% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).









