Erajaya Manfaatkan AI Salesforce, Kelola 18 Juta Pelanggan dengan Strategi Pemasaran Hyper-Personalized
Erajaya gunakan AI Salesforce untuk kelola 18 juta pelanggan dengan pemasaran hyper-personalized dan pengalaman omnichannel terintegrasi.
Ilustrasi kerja sama Erajaya dan Salesforce. dok. Erajawa
Erajaya Swasembada memperkuat transformasi digitalnya dengan mengadopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan dari Salesforce.
Langkah ini memungkinkan Erajaya menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal dan terintegrasi bagi lebih dari 18 juta pelanggannya di seluruh Indonesia.
Melalui implementasi Agentforce Marketing dan Data 360, Erajaya kini mampu menyatukan data pelanggan dari berbagai lini bisnis ke dalam satu sistem terpadu.
Integrasi ini menjadi fondasi penting dalam mengubah data yang sebelumnya tersebar menjadi insight yang dapat langsung digunakan untuk strategi pemasaran berbasis perilaku konsumen.
- OutSystems Kenalkan Agentic Systems Engineering, Dorong AI Enterprise Lebih Terkontrol dan Siap Produksi
- AI Analytics Jadi Senjata Baru Keamanan Bisnis, Deteksi Ancaman Kini Bisa Sebelum Terjadi
- KESGI Dashboard Diluncurkan, Platform Data ESG Berbasis AI untuk Bisnis Hijau
- SailPoint Rilis Shadow AI Remediation, Solusi Kendali Real-Time untuk Risiko AI Generatif di Perusahaan
Sebagai salah satu grup ritel terbesar di Indonesia dengan lebih dari 2.000 gerai, Erajaya mengelola portofolio bisnis yang luas, mulai dari ritel gadget seperti erafone dan iBox, hingga gaya hidup, F&B, dan kendaraan listrik.
Kompleksitas ini membuat kebutuhan akan sistem data yang terintegrasi menjadi semakin krusial.
Dengan pendekatan tersebut, Erajaya kini dapat menjalankan strategi hyper-personalization secara real-time. Sistem memungkinkan perusahaan memahami preferensi pelanggan secara lebih mendalam, mulai dari riwayat pembelian hingga pola interaksi di berbagai kanal, sehingga kampanye pemasaran dapat disesuaikan secara lebih relevan.
Deputy CEO Erajaya Group Hasan Aula mengatakan integrasi data penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang semakin beragam.
“Seiring pertumbuhan Erajaya di berbagai vertikal bisnis, kemampuan menghadirkan pengalaman yang konsisten dan relevan dalam skala besar menjadi semakin penting. Salesforce memungkinkan kami menyatukan data dan berinteraksi dengan pelanggan secara lebih bermakna,” ujarnya.
Selain meningkatkan efektivitas pemasaran, pemanfaatan Agentforce Marketing juga memperkuat program loyalitas pelanggan.
Erajaya tidak lagi hanya mengandalkan skema poin dan reward, tetapi mengembangkan loyalitas sebagai bagian dari pengalaman pelanggan secara menyeluruh.
Platform ini juga memungkinkan pengelolaan customer journey secara end-to-end di berbagai kanal, mulai dari email, mobile, hingga platform digital lainnya. Dengan demikian, interaksi dengan pelanggan dapat berjalan lebih konsisten di seluruh titik kontak.
President Director Salesforce Indonesia Andreas Diantoro mengatakan langkah Erajaya sebagai contoh transformasi pemasaran modern di Indonesia.
“Erajaya menunjukkan bagaimana perusahaan dapat beralih dari pendekatan berbasis kanal menjadi strategi yang terintegrasi dan berpusat pada pelanggan,” katanya.
Ke depan, fondasi data yang telah dibangun ini juga membuka peluang bagi Erajaya untuk mengembangkan inovasi berbasis AI secara lebih luas.









