Baterai mobil listrik terbaru bisa tahan jutaan km

Teknologi baterai terbaru ini bisa sangat berguna pada kendaraan listrik yang sering berkeliaran di jalanan seperti taksi, angkutan umum, dan bahkan truk pengiriman.

Baterai mobil listrik terbaru bisa tahan jutaan km Source: Pexels

Sel-sel baterai isi ulang pada mobil listrik biasanya memiliki umur pakai sekitar 500.000-800.000 km. Tetapi tim peneliti yakin telah menemukan cara agar dapat bertahan lebih lama. Dalam sebuah makalah di The Journal of the Electrochemical Society, peneliti dari Halifax, Galhousie University mendeskripsikan baterai lithium-ion baru yang berpotensi dapat mentenagai mobil listrik selama lebih dari satu juta km dan lebih dari 4.000 siklus pengisian.

Dilansir dari Gizmodo (29/9), baterai tersebut juga hanya kehilangan kapasitas 10 persen pada saat akhir masa pakainya. Sebagian besar pengemudi kendaraan listrik harus mengganti baterai isi ulangnya sebelum odometernya menunjukkan angka satu juta. Tetapi teknologi baterai terbaru ini bisa sangat berguna pada kendaraan listrik yang sering berkeliaran di jalanan seperti taksi, angkutan umum, dan bahkan truk pengiriman.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Feri listrik ini punya baterai 56 ton

Peneliti berhasil gandakan kapasitas baterai

Ilmuwan kembangkan baterai baru khusus untuk energi terbarukan


Sejak tahun 2016, tim Dalhousie sebenarnya telah melakukan penelitian untuk meningkatkan baterai lithium-ion khusus untuk Tesla. Makalah ini mengungkapkan dengan tepat bagaimana mereka membuat resep agar baterai mobil listrik dapat bertahan hingga jutaan km dengan mengoptimalkan semua bahan inti dalam baterai tersebut.

Elon Musk pun bertindak cepat. Hanya beberapa hari setelah makalah ini terbit, Tesla mendapatkan paten baterai kendaraan listrik baru dengan menampilkan susunan kimiawi yang hampir sama persis seperti rincian dalam makalah penelitian tersebut. Salah satu penemu yang terdaftar dalam paten baru tersebut adalah fisikawan Jeff Dahn, yang kebetulan memimpin labolatorium baterai Dalhousie’s University.

Detail pasti baterai lithium-ion Tesla yang baru saja dipatenkan belum diketahui, tetapi mantan peneliti yang bekerja bersama Dahn percaya bahwa ada peluang yang sangat baik. Pasalnya baterai rancangan Tesla, mengungguli baterai yang ada di dalam makalah penelitian. Belum diketahui juga kapan Tesla akan memproduksi baterai baru ini.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: