×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

YouTube Music Batasi Akses Lirik untuk Pengguna Gratis, Dorong Langganan Premium

Oleh: Tek ID - Senin, 09 Februari 2026 19:55

YouTube Music mulai membatasi akses lirik untuk pengguna gratis, hanya lima lagu sebelum diarahkan berlangganan Premium.

YouTube Music Batasi Akses Lirik untuk Pengguna Gratis Ilustrasi logo Youtube. dok. Freepik

Layanan streaming YouTube Music mulai membatasi akses lirik bagi pengguna gratis. 

Fitur lirik yang sebelumnya dapat dinikmati tanpa biaya sejak diperkenalkan pada 2020 kini ditempatkan di balik paywall, berdasarkan laporan sejumlah pengguna dan temuan 9to5Google.

Dikutip dari Engadget, dalam pembaruan terbaru, tab “Lyrics” pada layar Now Playing menampilkan peringatan jumlah akses tersisa. 

Pengguna gratis hanya dapat melihat lirik lengkap untuk lima lagu pertama. Setelah batas tersebut tercapai, lirik berikutnya hanya ditampilkan sebagian, sementara baris selanjutnya diburamkan, disertai ajakan untuk berlangganan Premium.

Perubahan ini dilaporkan telah diuji coba secara terbatas sejak September lalu. Sejumlah pihak menduga kebijakan tersebut diambil untuk menutup biaya lisensi lirik dari agregator seperti Musixmatch. 

Hingga kini, Google belum memberikan konfirmasi resmi, sehingga belum jelas apakah pembatasan ini merupakan peluncuran luas atau masih dalam tahap pengujian.

Kebijakan YouTube Music ini mengingatkan pada langkah Spotify, yang sempat mengunci fitur lirik di balik langganan Premium pada 2024. Namun, protes pengguna kala itu membuat Spotify akhirnya mengembalikan akses lirik untuk pengguna gratis.

Untuk diketahui, paket YouTube Music Premium dibanderol 10,99 dolar AS per bulan di Amerika Serikat. Langganan ini menawarkan pemutaran bebas iklan, unduhan offline, fitur berbasis AI, dan sejumlah keunggulan lain, dengan harga yang setara dengan para pesaing utama seperti Apple Music dan Amazon Music.

Jika pembatasan ini benar-benar diterapkan secara permanen, langkah tersebut berpotensi memicu respons serupa dari pengguna, terutama mengingat lirik telah lama dianggap sebagai fitur dasar dalam layanan streaming musik.

×
back to top