sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
Jumat, 06 Agst 2021 14:45 WIB

Trailer Don't Breathe 2 tampilkan aksi brutal

Sony Pictures baru saja merilis trailer untuk Don't Breathe 2 yang menampilkan Norman melawan para penjahat dengan aksi brutal.

Trailer Don't Breathe 2 tampilkan aksi brutal
Source: ScreenRant

Sony Pictures baru saja merilis trailer baru untuk Don’t Breathe 2. Film pertamanya yang rilis pada 2016 lalu mengikuti plot tiga pencuri yang masuk ke rumah orang buta. Film ini ditayangkan perdana di Southwest Film Festival dan mendapat ulasan yang sangat positif dari para kritikus.

Dont Breathe 2 merupakan sekuel yang berlangsung bertahun-tahun setelah film pertamanya. Orang buta dari film sebelumnya bernama Norman (Stephen Lang) sekarang tinggal bersama Phoenix (Madelyn Grace), gadis berusia 11 tahun.

Mereka mencoba menjalani kehidupan yang tenang untuk menciptakan kembali keluarga yang Norman miliki sebelum tewas ditabrak pengemudi mabuk. Namun harapan itu sirna ketika lebih banyak penyusup masuk ke rumahnya. Ia kembali membuktikan kepada orang-orang jahat itu, bahwa dia bukan orang yang bisa diremehkan.

Video trailer menampilkan atmosfer yang lebih gelap, dengan kebrutalan dan kekerasan dalam perlawanan antara Norman dan para penjahat. Tentu saja, Norman menunjukkan cara-cara inventifnya dalam melawan mereka. Penonton tampaknya akan melihat banyak darah di sekuel ini, daripada film pertamanya. 

Film kembali ditulis oleh Fede lvarez bersama dengan Rodo Sayagues. Namun, lvarez tidak akan kembali sebagai sutradara, karena Sayagues akan membuat debut penyutradaraannya di sini.

Dengan Don't Breathe pertama yang sukses, seharusnya tidak mengejutkan sekuelnya juga akan menerima nasib yang sama, atau bahkan lebih baik lagi. Film ini akan ditayangkan perdana pada 13 Agustus 2021.

Share
×
img
×
tekid
back to top