sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
Sabtu, 10 Okt 2020 14:46 WIB

The Hate U Give: Gambaran rasisme pada orang kulit hitam

Kisah dari film ini menceritakan seorang gadis remaja berkulit hitam bernama Starr Carter yang diperankan oleh Amandla Stenberg, yang hidup di lingkungan kulit hitam.

The Hate U Give: Gambaran rasisme pada orang kulit hitam

Belum lama ini Amerika Serikat sempat dihebohkan dengan kasus rasisme yang dialami oleh George Floyd bersama polisi Derek Chauvin. Akibat insiden itu, ratusan massa turun ke jalan menuntut keadilan untuk George Floyd dan kulit hitam lainya. Ternyata ada film yang memiliki kisah mirip dengan kasus George Floyd. Film dengan judul The Hate You Give mengisahkan tragedi yang mirip, yang terjadi pada remaja kulit hitam bernama Khalil.

Film ini pertama kali ditayangkan pada 2018. Film ini juga diangkat dari novel best-seller milik Angie Thomas, dengan judul sama yaitu The Hate U Give, yang menceritakan penderitaan kulit hitam yang tinggal di Amerika. 

Kisah dari film ini menceritakan seorang gadis remaja berkulit hitam bernama Starr Carter yang diperankan oleh Amandla Stenberg, yang hidup di lingkungan kulit hitam. Dari kecil, ayahnya yaitu Maverick Carter - diperankan oleh Russell Hornsby, selalu mengatakan kepada Starr dan adiknya, "suatu saat jika kamu sedang mengendarai mobil dan dicurigai polisi, angkatlah tanganmu dan jangan bergerak meskipun kau tidak melakukan kesalahan". 

Dari sini ayah Starr sudah memberikan gambaran bahwa apapun yang dilakukan orang kulit hitam akan selalu dicurigai oleh polisi kulit putih. Atas kekhawatiran tersebut, orang tua Starr menyekolahkan Starr di sekolah yang didominasi orang kulit putih agar Starr bisa bergaul dengan mereka dan tidak dipandang sebelah mata.

Starr pun hidup di lingkungan kulit putih yang membuat ia menjadi setara. Di sekolahnya, Starr memiliki kekasih bernama Chris yang diperankan oleh KJ Apa. Selama di sekolah dan di rumah, Starr awalnya baik-baik saja dengan lingkungannya, sampai suatu ketika ia pergi berpesta ke salah satu rumah temannya yang berkulit hitam bernama Khalil, yang diperankan oleh Algee Smith.Dari sini, kehidupan Starr berubah karena suatu kejadian. Khalil adalah remaja yang tinggal di lingkungan rumah Starr, sayangnya kehidupan Khalil dengan Starr berbeda.

Review film The Hate U Give

Khalil menjual obat-obatan terlarang untuk menghidupi adiknya serta neneknya yang sudah sangat tua. Kemudian Khalil mengajak Starr keluar dari pesta tersebut untuk mencari udara segar menggunakan mobil Khalil. Di perjalanan, tiba-tiba saja ada polisi yang mengikuti mobil Khalil dan menyuruh Khalil berhenti. Saat Khalil berhenti, polisi tersebut menyuruh Khalil dan Starr mengangkat tangan mereka. Setelah itu Khalil keluar dari mobil untuk memberikan keterangan kepada polisi. Nahas, saat Khalil keluar dari mobil dan mengambil sisir, ia ditembak oleh polisi karena Khalil disangka mengeluarkan senjata api.

Setelah kejadian tersebut, hidup Starr berubah total karena ia menjadi saksi mata atas penembakan yang terjadi pada temannya. Atas kejadian tersebut, di lingkungan rumah Starr banyak massa yang melakukan protes hingga menjadi ricuh. Hubungan Starr dengan temannya menjadi hancur setelah Starr mengetahui bahwa temannya juga memandang orang kulit hitam sebelah mata. Meski ricuh, tetap tidak ada keadilan yang didapat oleh Khalil atas kejadian yang menimpanya. 

Diskriminasi pada orang kulit hitam di film ini sangat tergambarkan, semua orang kulit hitam dianggap berandal dan pengedar narkoba, padahal tidak semua orang kulit hitam seperti itu.

Sebenarnya makna dari film ini sangat dalam. Hanya karena orang-orang kulit hitam memiliki tato, orang-orang kulit putih menganggap mereka adalah gengster atau drugs dealer. Padahal di balik tato itu, mereka hanya seorang ayah yang harus melindungi keluarganya, mereka hanya seorang teman yang ingin bermain, dan mereka hanya seorang anak yang harus menghidupi keluarganya seorang diri.

Di film ini digambarkan stereotype dari orang kulit putih terhadap orang kulit hitam seperti yang terjadi pada Khalil dan George Floyd. Bahkan dalam salah satu adegan, teman Starr mengatakan bahwa “apapun yang dipegang Khalil (orang kulit hitam) akan terlihat menyeramkan dan seperti senjata. Itulah sebabnya polisi menembak dia”. 

Dari film ini dijelaskan, bahwa rasisme masih terjadi di berbagai tempat. Rasisme terjadi karena orang melabeli satu kelompok “buruk” dan disamaratakan. Pandangan ini yang membuat kita tidak bisa menerima kelompok lain ataupun perbedaan lain karena stereotype yang keliru. 

Share
×
tekid
back to top